Diduga Cekcok Masalah Pribadi, Perempuan Muda Ditusuk Pria hingga Bersimbah Darah di Periuk Tangerang
Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:17
Warga di kawasan Perumahan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mendadak geger, pada Sabtu 30 Mei 2026, sore.
TANGERANGNEWS.com-Empat remaja wanita di Ciledug, Kota Tangerang melakukan penganiayaan terhadap seorang siswi SMA di dalam angkot. Penganiayaan ini dipicu karena korban membuat status facebook yang dinilai menghina salah satu dari mereka.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 Maret 2017. Korban Amelia Putri, 14, warga Jalan Bambu, RT01/08, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, babak belur dianiaya empat pelaku yakni DA, 17, YA, 21, NM, 20 dan BU, 19.
“Pengeroyokan ini terjadi di dalam angkot C01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama, Nopol B-1073-WUX warna putih. Aksi ini dilakukan di lampu merah terowongan CBD, sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Rabu (17/5/2017).
Kronologis penganiayaan korban berawal dari korban yang menulis status facebook yang menjelek-jelekkan tersangka DA.
Dalam status tersebut korban menyebut DA yang merupakan teman sepermainannya itu sebagai anak haram. Hal itu membuat DA geram, hingga DA meminta bantuan teman-temannya untuk memberi pelajaran kepada korban.
Kemudian mereka merencanakan aksi penganiayaan itu dengan meminjam angkot rekannya. Korban dipancing dengan cara diajak main oleh salah satu pelaku. Korban lalu dijemput dengan angkot tersebut. Namun saat melintas di terowongan CBD, mobil dihentikan dan dikunci. Keempat pelaku langsung menganiaya korban.
“DA menyundut wajah korban dengan rokok sebanyak empat kali, dan satu sundutan di pinggul belakang, kemudian korban ditelanjangi dan kepalanya ditendang. NM ikutan memukul hidung korban hingga berdarah lalu menyiramnya dengan air es. YA juga memukul badan korban satu kali dan BU menampar wajah nya satu kali,” kata Triyani.
Warga di kawasan Perumahan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mendadak geger, pada Sabtu 30 Mei 2026, sore.
TODAY TAGDi tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
Gudang milik perusahaan eksportir sawit, PT MMS, di Kawasan Pergudangan Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digeledah tim penyidik dari Bareskrim Polri.
Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 menunjukkan dinamika baru dalam dunia pendidikan di Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews