Connect With Us

Gara-gara Status Facebook, 4 ABG Wanita Keroyok Pelajar di Angkot

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:30

Empat remaja berinisial DA, 17, YA, 21, NM, 20 dan BU, 19 telah melakukan penganiayaan terhadap seorang siswi SMA di dalam angkot, di Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (17/5/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Empat remaja wanita di Ciledug, Kota Tangerang melakukan penganiayaan terhadap seorang siswi SMA di dalam angkot. Penganiayaan ini dipicu karena korban membuat status facebook yang dinilai menghina salah satu dari mereka.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 Maret 2017. Korban Amelia Putri, 14, warga Jalan Bambu, RT01/08, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, babak belur dianiaya empat pelaku yakni DA, 17, YA, 21, NM, 20 dan BU, 19.

“Pengeroyokan ini terjadi di dalam angkot C01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama, Nopol B-1073-WUX warna putih. Aksi ini dilakukan di lampu merah terowongan CBD, sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Rabu (17/5/2017).

Kronologis penganiayaan korban berawal dari korban yang menulis status facebook yang menjelek-jelekkan tersangka DA.

Dalam status tersebut korban menyebut DA yang merupakan teman sepermainannya itu sebagai anak haram. Hal itu membuat DA geram, hingga DA meminta bantuan teman-temannya untuk memberi pelajaran kepada korban.

Kemudian mereka merencanakan aksi penganiayaan itu dengan meminjam angkot rekannya. Korban dipancing dengan cara diajak main oleh salah satu pelaku. Korban lalu dijemput dengan angkot tersebut. Namun saat melintas di terowongan CBD, mobil dihentikan dan dikunci. Keempat pelaku langsung menganiaya korban.

“DA menyundut wajah korban dengan rokok sebanyak empat kali, dan satu sundutan di pinggul belakang, kemudian korban ditelanjangi dan kepalanya ditendang. NM ikutan memukul hidung korban hingga berdarah lalu menyiramnya dengan air es. YA juga memukul badan korban satu kali dan BU menampar wajah nya satu kali,” kata Triyani.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill