Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Empat remaja wanita di Ciledug, Kota Tangerang melakukan penganiayaan terhadap seorang siswi SMA di dalam angkot. Penganiayaan ini dipicu karena korban membuat status facebook yang dinilai menghina salah satu dari mereka.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 Maret 2017. Korban Amelia Putri, 14, warga Jalan Bambu, RT01/08, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, babak belur dianiaya empat pelaku yakni DA, 17, YA, 21, NM, 20 dan BU, 19.
“Pengeroyokan ini terjadi di dalam angkot C01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama, Nopol B-1073-WUX warna putih. Aksi ini dilakukan di lampu merah terowongan CBD, sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Rabu (17/5/2017).
Kronologis penganiayaan korban berawal dari korban yang menulis status facebook yang menjelek-jelekkan tersangka DA.
Dalam status tersebut korban menyebut DA yang merupakan teman sepermainannya itu sebagai anak haram. Hal itu membuat DA geram, hingga DA meminta bantuan teman-temannya untuk memberi pelajaran kepada korban.
Kemudian mereka merencanakan aksi penganiayaan itu dengan meminjam angkot rekannya. Korban dipancing dengan cara diajak main oleh salah satu pelaku. Korban lalu dijemput dengan angkot tersebut. Namun saat melintas di terowongan CBD, mobil dihentikan dan dikunci. Keempat pelaku langsung menganiaya korban.
“DA menyundut wajah korban dengan rokok sebanyak empat kali, dan satu sundutan di pinggul belakang, kemudian korban ditelanjangi dan kepalanya ditendang. NM ikutan memukul hidung korban hingga berdarah lalu menyiramnya dengan air es. YA juga memukul badan korban satu kali dan BU menampar wajah nya satu kali,” kata Triyani.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGSiswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyiapkan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin guna mengoptimalkan peran bank sampah.
Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews