Connect With Us

Bu Airin Apakah Kemacetan di Pondok Cabe Tangsel Setiap Hari Seperti Ini?

Ray | Kamis, 28 September 2017 | 20:00

Macet di Pondok Cabe Tangsel (@TangerangNews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan di Kota Tangerang Selatan yang sering terjadi membuat para netizen mengabadikannya melalui media sosial. Hal itu dilakukan oleh Widio melalui Twitter.  Seperrtinya dia sudah kebingungan dengan macet di Tangsel. BACA JUGA : Jalan MH Thamrin Tangerang Macet Parah

Dia bertanya kepada Wali Kota Tangerang Selatan  Airin Rachmi Diany, Humas Kota Tangsel, Presiden Jokowi bahkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama aatau Ahok pun sampai ditanya-nya. Apakah macet di Tangsel setiap hari seperi ini ?

" Apakah jalanan pondok cabe dan setiabudi pamulang stiap hari begini," tulis akun @widiyanto.

Macet

BACA JUGA : Ini Kata Airin Soal Kemacetan di Tangsel

Begitu pun dengan @Dimas2896.  Dia menulis . " Macet Mengular Pondok Cabe arah Cirendeu Raya Tangsel, tiada pernah berlalu,". 

Berikut VIDEO Kemacetan di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill