Connect With Us

Ribuan Mahasiswa Baru UMJ Ciputat Pekikan Ganti Presiden

Yudi Adiyatna | Rabu, 29 Agustus 2018 | 18:00

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi pembicara di kegiatan masa orientasi mahasiswa baru di Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ), Rabu (29/8/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, lantang memekikkan Ganti Presiden saat menjawab pertanyaan Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Rabu (29/8/2018).

Kompaknya pernyataan mahasiswa baru itu terjadi saat Zulkifli melontarkan sejumlah pertanyaan. Zulkifli tampil sebagai narasumber UKM Expo UMJ 2018.

Zulkifli yang mengenakan kemeja biru muda mengawali pidatonya dengan melempar sejumlah pertanyaan kepada mahasiswa, pertanyaan itu dijawab serempak oleh mahasiswa.

"Pilpres itu kan sederhana. Ganti Presiden atau lanjutkan dua kali, betul enggak?" kata Zulkifli saat mengawali pidatonya.

Mendapat pertanyaan itu, ribuan mahasiswa baru itu pun menjawab serempak dengan meneriakkan Ganti Presiden berkali-kali.

"Ganti, ganti, Presiden," jawab ribuan mahasiswa.

Wajah Zulkifli pun terlihat sumringah, lalu kembali memberikan pertanyaan kepada mahasiswa.

"Sekarang harga-harga kata bung Sandi tadi, naik apa turun?, Kalau harga-harga naik hidupnya susah apa senang. Ini curhat nih. Nah kalau hidupnya tambah susah lanjut apa ganti?" tanya Zulkifli lagi.

Mahasiswa pun kembali menjawab "ganti pak, ganti presidennya," seru mahasiswa kompak.

Kemudian, dia mengatakan, pertanyaan tersebut bukan sebuah kampanye politik, melainkan hanya sebatas pertanyaan semata. 

"Saya cuma nanya lho, enggak kampanye saya," katanya.

Kemudian, dia melanjutkan pidatonya dengan diawali permintaan tepuk tangan untuk Sandiaga Uno yang disebutnya sebagai anak muda yang keren dan ganteng. 

"Tepuk tangan dulu untuk Bang Sandi. Keren enggak, masih muda gitu, ganteng lagi. Kita tepuk tangan yang meriah, sekali lagi," tegas Zulkifli.

Selanjutnya, Zulkifli menyampaikan pesan kepada para mahasiswa baru bahwa mereka berpotensi menjadi orang besar seperti halnya para pendiri bangsa yang lahir dari dunia kampus. 

"Bangsa Indonesia lahir, didirikan oleh para intelektual. Orang-orang besar yang pemikirannya melampaui zamannya. Pendiri bangsa Indonesia adalah generasi intelektual terdidik, lahir dari kampus seperti teman-teman di sini," katanya.(MRI/RGI)

BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

KAB. TANGERANG
HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:41

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill