Connect With Us

Hampir 5 Jam, Kernet Tertimpa Molen Di Serpong Belum Dievakuasi

Yudi Adiyatna | Selasa, 29 Januari 2019 | 20:00

Lokasi terjadinya kecelakaan sebuah mobil truk molen yang menimpah seorang kernet yang terjadi ditempat pembangunan proyek toko marmer di Jalan Raya Serpong, Kampung Priang,Kelurahan Pondok Jagung,Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, Selasa (29/1/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sudah hampir 5 jam berlalu, namun jasad korban kernet nahas yang tertimpa truk molen di Jalan Raya Serpong, Kampung Priang, Pondok Jagung belum juga dievakuasi. 

Pantauan Tangerangnews.com dilokasi hingga pukul 20.40 WIB, tampak truk molen milik Mega Sarana Beton dengan nomor polisi B 9261 NIN ini masih menimpa jasad kernet truk tersebut dengan posisi terguling ke sebelah kanan.

Warga dan pihak keluarga yang berada di lokasi pun sempat meminta aparat untuk mempercepat proses evakuasi jenazah, karena jasad kernet itu terlalu lama tertindih badan truk. 

"Digali aja di sampingnya terus di keluarin jasadnya. Ini soal kemanusiaan," terang Arifin warga sekitar.

Namun, karena merasa khawatir oleh kondisi tanah yang tak stabil serta muatan berupa material adukan semen dan batu kerikil (coran) yang telah mengering, juga menyulitkan proses evakuasi secara manual dan harus menunggu datangnya alat berat.

"Masih nunggu alat berat crane dari Bitung," ucap salah seorang anggota Polsek Serpong kepada Tangerangnews.com di lokasi.

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, kecelakaan di proyek pembangunan toko Marmer tersebut terjadi. Seorang kernet truk molen tertimpa badan truk yang ditumpanginya saat sedang memarkirkan kendaraannya. Peristiwa tersebut terjadi lantaran tanah di sekitar proyek pembangunan tersebut tak kuat menahan beban truk molen tersebut.(MRI/RGI)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill