Connect With Us

Catat! Mulai 18 Maret Disdukcapil Tangsel Layani Adminduk di Kantor Kecamatan

Rachman Deniansyah | Kamis, 7 Maret 2019 | 21:01

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat memberikan sambutan dalam kegiatan forum gabungan OPD Disdukcapil Tangsel dan Dinas Ketenagakerjaan Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di setiap Kantor Kecamatan. Hal ini akan mulai direalisasikan 18 Maret 2019.

Model pelayanan ini seperti diungkapkan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar tidak masyarakat tidak mengantre di kantor Disdukcapil.

"Kantor Disdukcapil tiap harinya ramai dipadati orang, bahkan seperti pasar. Sedangkan saat ini Kantor Kecamatan sudah sangat baik dalam hal sarana dan prasarana. Oleh karenanya sangat dibutuhkan inovasi dari Disdukcapil," ungkap Airin, Rabu (6/3/2019).

Selain itu, kata Airin, Disdukcapil yang secara tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) bertanggungjawab kepada Kementerian Dalam Negeri, kinerja terus dievaluasi.

"Untuk Disdukcapil kita terus lakukan evaluasi karena Disdukcapil ini secara tupoksi itu bertanggung jawab pada kementerian, melalui kami pemerintah. Oleh karena itu, pelayanan yang terus kita lakukan harus ditingkatkan," tambahnya.

Sementara, Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan, mengungkapkan, atas intruksi yang diberikan oleh Wali Kota itu, pihaknya  segera menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan di setiap kecamatan. 

"Per tanggal 18 Maret pelayanan Adminduk (administrasi kependudukan) bisa dilakukan di kantor Kecamatan. Dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) prosesnya sehari jadi," kata Dedi.

Dedi juga mengatakan, untuk pelayanan di kecamatan, pihaknya menyediakan pelayanan berupa perekaman hingga cetak. Sehingga masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil. 

"Selama ini baru rekam, nanti akan ada sampai cetak. Kemudian kalau KK (Kartu Keluarga) dulu tidak boleh, sekarang boleh. Bisa langsung cetak disitu (kantor kecamatan), apalagi sekarang sudah ada TTD (Tanda Tangan) elektronik jadi gak perlu kurir, dan proses akan cepat," bebernya. 

Untuk pelaksanaannya nanti, lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan peralatan di setiap kecamatan.  Namun saat ini masih terkendala dengan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Yang jelas alat kita sudah siap, tinggal pegawainya. Kita butuhkan tujuh orang. Sampai saat ini masih dipersiapkan, Insyaallah Senin sudah ada. Saat ini baru ada lima sisa dua lagi," ungkapnya. 

Meski membuka pelayanan di kecamatan, Dedi juga mengatakan bahwa Kantor Disdukcapil akan tetap melayani Adminduk khusus online.(RMI/HRU)

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill