ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Tak mampu menahan siksaan yang dilakukan oleh suaminya, Linah Nursari, 45, akhirnya melaporkan Rosyihan,47, ke Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/4/2019).
Paman Korban, Wandi, 60, mengatakan, perbuatan Rosyid kepada Linah sudah terjadi sebanyak tiga kali.
BACA JUGA :
-Sadis! Ayah Pukul Bayi Hingga Tewas di Kota Tangerang
-Pukuli Orang Diduga Mesum, 3 Pemuda di Curug Dibui
"Suaminya memukul korban dibagian kepala beberapa kali hingga menyebabkan luka dan benjol besar. Akhirnya kami laporkan ke Polsek. Saat ini berdasarkan surat pengantar dari Polsek Kelapa Dua, saya bersama pihak Kepolisian telah mengantarkan korban ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum,” ucap Wandi, Kamis (11/04/2019).
Moch Abdul Hanif, selaku kuasa hukum korban menyatakan, pelaporan korban ke Polsek Kelapa Dua merupakan langkah awal sebagai tempat mediasi sebelum dilanjutkan ke Polres Tangsel yakni pada unit PPA.
"Suami korban secara sengaja melawan hukum sesuai dengan Undang-Undang No. 23/2004 tentang KDRT, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara,” jelas Abdul.
Dia menambahkan. "Atas pelaporan ini juga, korban berencana akan menggugat cerai pelaku, karena korban sudah tidak tahan untuk meneruskan kehidupan berumah tangga dengan pelaku.”(DBI/RGI)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang memastikan kesiagaan menghadapi potensi bencana terus diperkuat. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke BPBD Kota Tangerang, Jumat 11 September 2026.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews