Connect With Us

Di Tangsel Surat Suara Kurang hingga Sudah Tercoblos

Yudi Adiyatna | Rabu, 17 April 2019 | 14:00

Antrian warga di salah satu TPS di wilayah Serpong saat hendak memberikan suaranya. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan mencatat banyak terjadi pelanggaran administrasi, dalam pelaksanaan Pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif yang digelar Rabu (17/4/2019).

Komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Tangsel Slamet Santosa mengatakan, pihaknya banyak mendapatkan laporan terkait adanya kekurangan kertas surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di beberapa TPS di wilayah Tangsel. 

"Banyak yang kekurangan, karena masukan kita terkait surat suara DPTb yang tidak dijalankan," terang Slamet ketika dihubungi Tangerangnews.com.

BACA JUGA:

Dari informasi yang diperoleh Tangerangnews.com beberapa TPS yang disebut mengalami kekurangan kertas suara Pilpres diantaranya TPS 04 Kelurahan Benda Baru, TPS 40 Ciputat, TPS 08 Kelurahan Jelupang, TPS 28 Perumahan Residence One Serpong dan satu di TPS 08 Kelurahan Ciater dimana terdapat satu surat suara anggota legislatif yang telah tercoblos.

"Banyak pelanggaran administrasi. Cuma ini (KPU) manajemen logistiknya kurang pas," beber Slamet.

Slamet pun menduga banyaknya terdapat kekurangan kertas suara di beberapa TPS lantaran biaya pelipatan kertas suara dalam Pemilu kali ini mengalami penurunan dibanding Pemilu sebelumnya dan juga target waktu yang telah ditetapkan.

"Pada ngejar target karena harganya tidak sesuai," terangnya. 

Atas banyaknya laporan tersebut pihak Bawaslu menyebut akan menginventarisir laporan pelanggaran yang masuk, sebelum nantinya akan mengeluarkan rekomendasi kepada pihak KPU Tangsel untuk ditindaklanjuti. 

"Kita kumpulkan dulu (laporannya) dan didalami," ujar Slamet.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

HIBURAN
Libur Akhir Pekan, Ajak Si Kecil Bertemu Baba Lili Tata di Summer Sugarland Mal Ciputra Tangerang

Libur Akhir Pekan, Ajak Si Kecil Bertemu Baba Lili Tata di Summer Sugarland Mal Ciputra Tangerang

Kamis, 16 April 2026 | 20:27

Mengisi waktu libur akhir pekan kini semakin seru bagi warga Tangerang dan sekitarnya. Mal Ciputra Tangerang resmi menghadirkan program spesial bertajuk “Baba Lili Tata Summer Sugarland”.

KAB. TANGERANG
Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill