Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial SS, 22, tewas usai dikeroyok oleh puluhan pemuda di depan Sekolah Eerenos, Jalan Palapa, RT3/18, Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (19/4/2019) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, SS meninggal dunia saat coba dilarikan ke RSUD Tangsel oleh rekan tongkrongan dan warga sekitar, yang melihat korban mengalami luka bacokan dan berlumuran banyak darah.
"Sesampainya di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia," terang Alexander.
Saat kejadian, SS diketahui sedang nongkrong minum kopi bersama rekannya. Namun tiba-tiba korban didatangi oleh puluhan pemuda yang menggunakan 7 unit sepeda motor.
Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan puluhan pemuda yang menghampirinya, sebelum akhirnya ia dikeroyok menggunakan senjata tajam jenis clurit dan sabit.
"Tanpa diduga, para pelaku langsung membacok korban secara berulang ulang kearah bagian kepala, punggung, bawah ketiak kanan dan tangan kanan," jelas Alex.
Usai mengeroyok korbannya, para pelaku pun langsung kabur melarikan diri dari lokasi. Polisi pun hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan para pelaku penganiayaan sadis tersebut.
"Kita lakukan olah TKP dan mengecek CCTV disekitar lokasi," tutur Alex.(RAZ/RGI)
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews