Connect With Us

Lagi Nongkrong , Seorang Pemuda Di Ciputat Tewas Dikeroyok

Yudi Adiyatna | Minggu, 21 April 2019 | 18:00

Seorang pemuda berinisial SS, 22 tahun meninggal dunia setelah dikeroyok oleh puluhan pemuda di Depan sekolah ERENOS Jalan Palapa RT 003/018 Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat, Tangsel pada Jumat (19/4/2019) dini hari. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial SS, 22, tewas usai dikeroyok oleh puluhan pemuda di depan Sekolah Eerenos, Jalan Palapa, RT3/18, Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (19/4/2019) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, SS meninggal dunia saat coba dilarikan ke RSUD Tangsel oleh rekan tongkrongan dan warga sekitar, yang melihat korban mengalami luka bacokan dan berlumuran banyak darah.

"Sesampainya di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia," terang Alexander. 

Saat kejadian, SS diketahui sedang nongkrong minum kopi bersama rekannya. Namun tiba-tiba korban didatangi oleh puluhan pemuda yang menggunakan 7 unit sepeda motor. 

Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan puluhan pemuda yang menghampirinya, sebelum akhirnya ia dikeroyok menggunakan senjata tajam jenis clurit dan sabit.

"Tanpa diduga, para pelaku langsung membacok korban secara berulang ulang kearah bagian kepala, punggung, bawah ketiak kanan dan tangan kanan," jelas Alex.

Usai mengeroyok korbannya, para pelaku pun langsung kabur melarikan diri dari lokasi. Polisi pun hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan para pelaku penganiayaan sadis tersebut. 

"Kita lakukan olah TKP dan mengecek CCTV disekitar lokasi," tutur Alex.(RAZ/RGI)

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill