Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial SS, 22, tewas usai dikeroyok oleh puluhan pemuda di depan Sekolah Eerenos, Jalan Palapa, RT3/18, Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (19/4/2019) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, SS meninggal dunia saat coba dilarikan ke RSUD Tangsel oleh rekan tongkrongan dan warga sekitar, yang melihat korban mengalami luka bacokan dan berlumuran banyak darah.
"Sesampainya di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia," terang Alexander.
Saat kejadian, SS diketahui sedang nongkrong minum kopi bersama rekannya. Namun tiba-tiba korban didatangi oleh puluhan pemuda yang menggunakan 7 unit sepeda motor.
Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan puluhan pemuda yang menghampirinya, sebelum akhirnya ia dikeroyok menggunakan senjata tajam jenis clurit dan sabit.
"Tanpa diduga, para pelaku langsung membacok korban secara berulang ulang kearah bagian kepala, punggung, bawah ketiak kanan dan tangan kanan," jelas Alex.
Usai mengeroyok korbannya, para pelaku pun langsung kabur melarikan diri dari lokasi. Polisi pun hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan para pelaku penganiayaan sadis tersebut.
"Kita lakukan olah TKP dan mengecek CCTV disekitar lokasi," tutur Alex.(RAZ/RGI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews