3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com-Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tangsel kembali ditunda. Penundaan dilakukan lantaran berkas administrasi dari PPK Kecamatan Ciputat yang sedang diperbanyak / difotocopy dan akan dibagikan kepada seluruh saksi parpol dan saksi calon DPD belum tersedia.
Rapat yang dibuka pukul 14.00 ini pun kembali ditunda hingga pukul 19.30, sambil menunggu salinan berkas administrasi tersebut seluruhnya tersedia dari hasil perhitungan kecamatan terakhir yang belum di plenokan .
"Kita akan ketemu lagi pukul 19.30 atau pending 4,5 jam," kata Komisioner KPU Tangsel, Ayat Sudrajat saat menunda rapat pleno rekapitulasi suara di Kantor KPU Tangsel, BSD Serpong, Kamis (9/5/2019).
Sementara itu,Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro berdalih penundaan rapat pleno yang kesekian kali ini dikarenakan pleno ditingkat Kecamatan Ciputat baru selesai pagi tadi sekitar pukul 04.00 subuh.
Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan salinan berkas untuk para saksi dan Bawaslu yang jumlahnya cukup banyak untuk dibagikan.
"Rapat pleno ditingkat kota itu kan dari pleno di Kecamatan. Nah, dari kecamatan itu kan form-nya banyak. Ada DA1 dan DAA1 . Hampir satu rim. Kita kan harus fasilitasi saksi yang hadir ada berapa dan juga saksi DPD. Itu memang lumayan memakan waktu bisa berjam-jam (untuk difotokopi)," terang Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro
Pantauan Tangerangnews.com di Kantor KPU Tangsel sendiri terlihat puluhan massa dari Partai Gerindra dan PDIP lengkap dengan para petinggi partainya tampak berkumpul.(DBI/RGI)
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TODAY TAGPT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews