Connect With Us

Ini Himbauan Kapolda Metro Jaya Bagi Masyarakat yang Mudik

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 Mei 2019 | 10:37

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono saat melakukan kunjungan kerja dan meresmikan Masjid Al-Aman di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Perayaan Hari Raya Idul Fitri dijadikan masyarakat menjadi momen untuk mudik melepas kerinduan dengan kembali ke kampung halamannya. Namun keadaan seperti itu kerap dijadikan kesempatan oleh sebagian orang melakukan niat jahatnya.

Berbagai kejahatan yang kerap terjadi saat libur Lebaran biasanya seperti pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya, pencurian kendaraan, perampasan dan sebagainya. 

Untuk itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, menghimbau kepada khususnya masyarakat Tangsel yang notabennya sebagian besar merupakan pendatang dan melaksanakan mudik. Untuk itu, masyarakat diminta agar menitipkan rumah kepada tetangganya.

"Pada saat melaksanakan kegiatan mudik, tolong yang pulang kampung, rumahnya dititipkan kepada tetangganya, kepada RT RW-nya, jangan sampai benar-benar kosong," jelas Gatot saat melakukan kunjungan kerja dan meresmikan Masjid Al-Aman di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Rabu (29/5/2019) malam. 

Gatot menuturkan bila rumah dibiarkan dalam keadaan yang kosong, maka sangat berpotensi menjadi incaran kejahatan. 

"Seperti yang kita tahu, kalau seperti itu bisa menjadi terget pencurian. Kasus pencurian Rumah kosong. Terus kepada masyarakat yang hendak mengambil uang dengan jumlah yang besar, agar meminta bantuan pengamanan dan pengawalan kepada aparat kepolisian. Gratis tidak bayar. Kalau bayar beritahukan saya," ucap Gatot. 

Selain itu, bagi masyarakat yang berkendara menggunakan kendaraan pribadi, Gatot mengingatkan agar melakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. 

"Diperiksa dulu surat-suratnya, bannya pas atau tidak, anginnya pas atau tidak, bensinnya cukup atau tidak. Nah supaya nanti perjalanannya menjadi aman dan tak terjadi kecelakaan," imbuhnya. 

Namun bila ada masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan umum, tapi menginginkan kendaraannya dapat digunakan di kampung halaman, Gatot mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi kepada instansi terkait. 

"Ada delapan titik, yang akan membawa sepeda motor. Bisa dititipkan dengan cara, dibawa menggunakan truk ataupun kereta api. Masyarakatnya naik kendaraan yang disiapkan. Nantinya kalau masyarakat tak yakin menitipkan dapat berkoordinasi dengan Kapolres agar aman," tukasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill