Connect With Us

Benyamin Davnie Paparkan Hambatan Pembangunan di Tangsel

Yudi Adiyatna | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:41

Tampak Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memberikan sambutannya dalam kegiatan diskusi kelompok terpumpun (FGD) Perencanaan Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Pusemkot Tangsel. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut masyarakat harus menjadi subjek pembangunan. Usulan pembangunan dari masyarakat harus menjadi prioritas.

”Pembangunan kota sudah tidak bisa dipisahkan dari partisipasi masyarakat sejak awal, yaitu dari perencanaan, pelaksananan dan pengendalian dan  evaluasi,” ujar Benyamin dalam diskusi kelompok terpumpun (FGD) Perencanaan Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Ruang Rapat Lantai 3a Gedung 3 Pusat Pemerintahan Kota Tangse, Senin (21/10/2019).

Menurutnya, saat ini Tangsel masih menghadapi beberapa hambatan pembangunan. Misalnya dari sektor ekonomi dimana Tangsel belum cukup mendapatkan pengendalian. Menurutnya permasalahan ekonomi di Tangsel sering ditemui dalam individu, komunitas dan tingkat kota.

Hal tersebut dipengaruhi dengan angka kemiskinan kota yang mencapai 1,68 persen. Meskipun dalam skala nasional persentase tersebut masih di angka terendah. ”Tapi itu bukan prestasi. Kemudian, masih ada tingkat kesenjangan dan akses pelayanan pendidikan dan kesehatan yang masih harus dibenahi,” ujar Benyamin. 

Baca Juga :

 

Bukan hanya itu, salah satu faktor terhambatnya pembangunan Kota Tangsel adalah tingkat pengangguran terbuka 4,6 persen dari dampak urbanisasi. Namun, lagi-lagi Pemkot tidak bisa menyalahkan situasi tersebut. Justru harus menyelesaikannya.

Sehingga, Benyamin meminta kepada seluruh pejabat di Kota Tangsel untuk terus memastikan bahwa suara masyarakat bisa dominan agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. 

”Yang utama, kita mencari penyebabnya terlebih dahulu. Darimana mencarinya, kita cari di masyarakat, kemudian nantinya jawaban yang diberikan oleh masyarakat bisa digunakan untuk membuat kebijakan,” ujarnya.

Kegiatan itu dinilai salah satu cara Pemkot Tangsel untuk mengumpukan usul yang bisa dilakukan dan dibuat regulasinya untuk terus mendorong pembangunan di Kota Tangsel.(RMI/HRU)

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill