Connect With Us

Pesan Airin Ini Membuat Benyamin Salah Tingkah

Rachman Deniansyah | Senin, 14 Oktober 2019 | 21:22

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendadak salah tingkah saat peresmian Taman Kakak Aurel di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Senin (14/10/2019).

Benyamin tiba-tiba mendapatkan pesan dari Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Airin berpesan agar Taman Kakak Aurel harus tetap ada walaupun dirinya tak menjabat lagi. 

"Seharusnya selesai saya menjadi Wali Kota, taman ini tetap ada.  Karena ini adalah taman untuk masyarakat Kota Tangsel," ujar Airin dalam sambutannya. 

Selanjutnya, di akhir sambutannya itu, Airin menitipkan taman itu kepada wakilnya, yakni Benyamin yang diketahui mencalonkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Tangsel di Pilkada 2020 mendatang.

"Saya titip itu Pak Wakil (Benyamin)," ucap Airin.

Saat wartawan meminta komentar Benyamin atas pesan Airin tersebut, sosok yang akrab disapa bang Ben itu pun hanya tertawa. Namun, ia tampak salah tingkat.

Namun, usai tertawa, Benyamin mengatakan dirinya akan senantiasa mengikuti arahan dan intruksi pimpinan. 

"Apapun perintah pimpinan saya akan laksanakan," singkatnya sambil kembali tertawa.(MRI/RGI)

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill