Connect With Us

Industri Kecil & Menengah Tangsel Didorong Dobrak Pasar Digital

Rachman Deniansyah | Selasa, 29 Oktober 2019 | 16:44

Kegiatan Bimbingan Teknis IKM Go Digital, Literasi Digital dan Standarisasi Mutu Produk di Tangerang Selatan, di Hotel Santika BSD, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Selasa (29/10/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) didorong beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Pelatihan pun diberikan kepada lebih dari 20 IKM yang bergerak di sektor pangan, Selasa (29/10/2019).

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) di Hotel Santika BSD, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel.

Melalui pelatihan intensif literasi digital dan peningkatan standar mutu itu, para peserta didorong merambah pasar digital.

BACA JUGA:

Kepala Seksie Industri IKM Pangan, Barang dari Kayu, dan Furnitur Ditjen IKMA pada Kementerian Perindustrian Satrio Pratomo menjelaskan, pelatihan ini untuk memperkenalkan pelaku IKM kepada ekosistem bisnis digital sesusai dengan program nasional Making Indonesia 4.0.

"Ini merupakan transformasi bisnis IKM secara digital, yang meliputi marketplace (platform pasar digital), digital payment (pembayaran online), ERP ( enterprise resource planning), management system (aplikasi mengelola sistem manajerial), digital learning (pembelajaran online), digital advertising (iklan online), serta dukungan lainnya seperti akses pembiayaan, permesinan, dan logistik," ucap Satrio di lokasi kegiatan.

Dikatakannya, pertumbuhan IKM pemula saat ini tergolong pesat. Namun, pertumbuhan yang pesat itu harus diimbangi dengan pengetahuan digital. 

"Jadi standarisasi produk bisa membaik. Selain itu, dengan literasi digital, para pelaku IKM dapat bersaing secara global," terangnya. 

Selain pemahaman digital, lanjut Satrio, para pelaku industri ini juga diajak untuk lebih mengenal desain dan label kemasan, hak kekayaan intelektual (HKI) tentang merek, sistem mutu produk pangan, dan prosedur pengajuan izin langsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi media untuk mengembangkan kompetensi dan daya saing di tengah kemajuan teknologi digital,” harapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Ferry Payacun mengungkapkan, kegiatan ini sangat dibutuhkan para pelaku IKM di era digital saat ini.

Melalui pelatihan ini, ia menyebut dapat meningkatkan daya saing pelaku IKM di Tangsel.

"Kami serius menciptakan para pelaku industri pemula. Pelatihan ini tentu akan menaikkan kelas para pelaku IKM. Ini sangat penting, karena sebenarnya mereka dapat menyumbang angka pertumbuhan ekonomi Tangsel," kata Ferry. 

Ferry mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi pasar bagi para pelaku industri. Caranya, dengan mendorong pelaku industri menjual hasil produksinya secara online dan offline

"Tujuannya agar produk yang diproduksi dapat laku dijual. Sehingga dia (pelaku industri) mendapatkan income (penghasilan) dan bisa memproduksi kembali lebih banyak," pungkasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

BANTEN
20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:41

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill