Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Meski telah terkunci, namun pemilik sepeda motor harus selalu waspada. Karena pencurian kendaraan roda dua itu terus terjadi, seperti di Jalan Benda 15, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (30/10/2019).
Aksi kawanan maling sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah kontrakan itu pun terekam kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV).
BACA JUGA:
Dalam rekaman CCTV itu, dua orang pelaku tampak saling membagi tugas. Seorang pria mengenakan sweter dengan garis-garis abu berperan sebagai eksekutor, sedangkan satu rekan lainnya mengawasi dari luar.
Kedua pelaku menunggu di depan kontrakan yang dijadikan target sasarannya. Mereka seolah sedang berbincang sambil menunggu keadaan sekitar sepi.

Saat dipastikan sepi, pelaku yang berperan sebagai eksekutor perlahan masuk ke lokasi motor terparkir.
Dalam waktu kurang dari satu menit, pelaku berhasil mencuri sebuah motor matik yang terparkir di halaman kontrakan.
Korban pencurian itu, Edi Royana, 52, mengatakan, dirinya terkejut saat melihat motor miliknya telah raib.
"Saya kaget, pas saya mau antar anak saya sekolah, tiba-tiba motor sudah tidak ada," ucap Edi kepada TangerangNews, Rabu (30/10/2019).
Padahal, kata Edi, dirinya sempat keluar rumah.
"Sebelumnya padahal saya sempat keluar rumah beli kopi. Di situ enggak ada yang mencurigakan. Kejadiannya cepat banget," tuturnya.
Ia mengatakan, peristiwa itu pertama terjadi selama tiga tahun ia menjadi penghuni kontrakan tersebut.
"Saya besok akan lapor polisi. Semoga pelaku dapat tertangkap. Semoga motor saya juga bisa kembali," pungkasnya.(MRI/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews