Connect With Us

Sempat Lepas Tembakan, Maling di Pagedangan Tewas Dikeroyok Warga

Rachman Deniansyah | Minggu, 28 Juli 2019 | 09:14

Ilustrasi Pencurian. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Seorang pria tewas dikeroyok warga setelah kepergok melakukan aksi pencurian di Kampung Kejantra Girang, Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/7/2019) dini hari.

Pria bernama Sarpawi, 29, ini melakukan aksinya di rumah Ketua Rukun Warga (RW) yang akrab dipanggil RW Madi.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Muharram Wibisono Adipradono menjelaskan, Sarpawi mencuri bersama seorang temannya yang berhasil melarikan diri.

Kejadian bermula saat Tomy Romadhon, pemuda setempat, melihat orang yang tak dikenal saat melewati rumah RW Madi sekitar pukul 02.30 WIB.

"Kemudian saksi bertanya kepada orang yang tidak kenal tersebut, 'sedang apa disini?'," jelas Wibi, Minggu (28/7/2019).

BACA JUGA:

Tomy curiga dengan benda yang disembunyikan pelaku di balik pakaiannya, dia pun mencecar dengan pertanyaan. Merasa diinterogasi, pelaku akhirnya menjawab dengan gugup.

"Kemudian pelaku menjawab sambil mengeluarkan Laptop 'ini laptop dari Dony', Lalu saksi tanya 'Dony mana? Di sini tidak ada yang bernama Dony'. Pelaku melemparkan laptop dan langsung kabur menggunakan sepeda motor, lalu diteriaki maling oleh warga sekitar," papar Wibi.

Tiba-tiba di saat bersamaan, kata Wibi, ada pelaku lain yang diketahui bernama Sarpawi, keluar dari rumah RW Madi.

"(Ia) berkata 'mana malingnya?’," tambahnya.

Wibi menjelaskan, saat keluar rumah, Sarpawi sempat melepaskan tembakan dari senjata api (senpi) rakitan jenis revolver miliknya ke arah warga.

"Lalu pelaku langsung kabur. Namun dikejar warga hingga tertangkap dan dihajar. Pelaku pun meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," terangnya.

"(Dari) hasil pemeriksaan fisik, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala dan muka," imbuhnya.

Wibi mengatakan, dari tangan kawanan pencuri itu, pihaknya mendapati sejumlah barang bukti yang merupakan hasil pencurian, serta peralatan yang diduga menjadi alat dalam memuluskan aksinya.

"Senpi rakitan jenis revolver dengan amunisi tajam sebanyak 5 butir, laptop merek Samsung milik Ketua RW Medi, tas bayi, dan obeng minus panjang," katanya.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill