Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com - Dua tas milik pengunjung wahana air Water World Krakatau Cilegon hilang dalam satu jam. Tiga telepon seluler dan uang tunai raib.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu (22/6/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, pengunjung yang kehilangan tas baru menaruh tasnya untuk ganti baju renang.
Saat kembali ke lokasi pertama tas ditaruh, korban tidak lagi melihat barang bawaannya berada di tempat semula dan raib dicuri maling.
BACA JUGA:
"Jam 8 masuk begitu jam 9 lebih tas tersebut nggak ada di tempat sehingga anak saya telepon ke saudara tolong minta diambilin baju buat ganti," kata orangtua korban, Evi kepada wartawan, Senin (24/6/2019).
Selain tas milik anaknya, tas saudaranya juga ikut raib digondol maling. Dua tas itu raib dalam satu jam. Total kerugian 3 telepon seluler dan uang tunai Rp80 ribu serta pakaian.
"Kalau ditotal kira-kira Rp15 juta, ada HP ( handphone ) 3, baju ganti juga. Semua yang di dalam tas hilang," kata dia. (MI/MRI/RGI).
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga keluarga bertajuk Paramount Petals Family Dash 2026 yang digelar di kawasan kota mandiri Paramount Petals Minggu, 15 Februari 2026,mulai pukul 06.00 WIB, pagi.
Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews