Connect With Us

Duh! Dalam Sejam, 2 Tas Pengunjung Water World Krakatau Disikat Maling

Mohamad Romli | Senin, 24 Juni 2019 | 18:40

Wahana air Water World Krakatau, Cilegon. (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com - Dua tas milik pengunjung wahana air Water World Krakatau Cilegon hilang dalam satu jam. Tiga telepon seluler dan uang tunai raib.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu (22/6/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, pengunjung yang kehilangan tas baru menaruh tasnya untuk ganti baju renang.

Saat kembali ke lokasi pertama tas ditaruh, korban tidak lagi melihat barang bawaannya berada di tempat semula dan raib dicuri maling.

BACA JUGA:

"Jam 8 masuk begitu jam 9 lebih tas tersebut nggak ada di tempat sehingga anak saya telepon ke saudara tolong minta diambilin baju buat ganti," kata orangtua korban, Evi kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Selain tas milik anaknya, tas saudaranya juga ikut raib digondol maling. Dua tas itu raib dalam satu jam. Total kerugian 3 telepon seluler dan uang tunai Rp80 ribu serta pakaian.

"Kalau ditotal kira-kira Rp15 juta, ada HP ( handphone ) 3, baju ganti juga. Semua yang di dalam tas hilang," kata dia. (MI/MRI/RGI).

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

BANTEN
Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:24

Sebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill