Connect With Us

Mobil Wartawan Dibobol Maling di WTC Mall Serpong

Rachman Deniansyah | Minggu, 12 Mei 2019 | 16:00

Sebuah mobil seorang wartawan berhasil dibobol kawanan maling di WTC Matahati Mall Serpong, Jalan Raya Serpong, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tingkat keamanan yang rendah di suatu tempat, kerap kali dimanfaatkan bagi sekelompok orang yang berniat jahat, seperti kawanan maling yang nekat membobol mobil seorang wartawan, di WTC Matahati Mall Serpong, Jalan Raya Serpong, Tangsel, Sabtu (11/5/2019) kemarin. 

Jojo Sudirjo, Wartawan Koran Harian Warta Banten menjadi korban saat dirinya tengah berbelanja kebutuhan lebaran di pusat perbelanjaan yang sebelumnya dinilai aman. 

Namun siapa sangka, kendaraan roda empat bernomor polisi B 1783 COL miliknya, telah dibobol maling. Bahkan satu unit kamera yang digunakannya untuk bekerja pun raib.

BACA JUGA:

Jojo yang juga merupakan anggota PWI Kota Tangerang mengatakan bahwa awalnya ia tak curiga, namun merasa aneh ketika mobil miliknya terlihat seperti rusak. 

“Waktu saya buka mobil dengan remote tapi lampu alarm tidak nyata dan pintu sudah dalam keadaan terbuka, namun waktu itu saya tidak curiga. Setelah parkir dan menjalankan mobil sekitar 4 meter dari lokasi, pintu depan sebelah kanan saya berbunyi," 

Kemudian dia turun dari mobil untuk mengecek kendaraannya, tapi tidak menemukan kerusakan. Akhirnya dia pun pulang meninggalkan lokasi.

Namun di sepanjang perjalanan, lanjutnya, pintu mobilnya itu terus menyala. Untuk lebih memastikan kondisi mobilnya, Jojo pun kembali melakukan pengecekan saat berhenti di sebuah rumah makan untuk berbuka puasa.

“Setelah saya lihat lebih teliti lagi, saya sangat kaget bahwa kamera Merk Fuji yang disimpan di jok belakang telah hilang. Kemudian saya langsung membuat laporan ke Polsek Serpong,” bebernya. 

Atas kejadian tersebut, selain membuat laporan, Jojo pun kembali lagi ke Mall WTC untuk mempertanyakan kepada petugas keamanan di pusat perbelanjaan tersebut. 

“Saya diantar dengan anggota Polsek untuk mengecek CCTV dari mall tersebut untuk diputar kembali. Setelah diteliti, memang benar ada seorang pria memakai pakaian warna hitam menghampiri mobil saya sekitar pukul 17:05 WIB. Lampu alarm saya menyala, kemudian orang tersebut lari ke arah parkiran motor,” tukasnya. 

 

Jojo lantas meminta pertanggung jawaban dari pihak WTC Mall Matahari, dan mendesak pihak kepolisian agar dapat mengungkap dari bukti rekaman CCTV yang ada. 

“Saya itu pengen belanja nyaman dan aman di mall, tapi justru malah tidak aman. Pokoknya, saya minta pertanggung jawaban pihak manajemen terkait sistem keamanan mall,” tegasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill