Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Sembilan siswa kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasah Pembangunan (MP), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban kekerasan oleh lima seniornya.
Orang tua siswa pun tak berdiam diri. Mereka melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.
Laporan itu telah diterima Polsek Ciputat dengan nomor: LP/1124/K/XI/2019/Sek Cip/Res Tangsel.
Kelima pelajar yang dilaporkan ke polisi itu ternyata sudah berstatus alumni di sekolah yang berlokasi di Komplek UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jalan Ibnu Taimia IV, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel itu.
Kepada TangerangNews, Iqbal, salah satu orang tua siswa mengatakan, langkah itu diambil agar kasus serupa tidak pernah terjadi lagi di lingkungan pelajar.
"Harapannya dapat memutus rantai kekerasan terhadap pelajar," ucap Iqbal kepada TangerangNews melalui sambungan telepon, Selasa (5/11/2019).
Ia juga berharap, polisi segera mengambil tindakan.
Baca Juga :
"Sebetulnya kalau niat sampai memenjarakan itu enggak ada. Yang penting dapat memberikan efek jera kepada para pelaku," tambahnya
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti membenarkan telah menerima laporan para orang tua siswa itu. Kini, pihaknya masih terkait laporan tersebut.
"Cuman terkendala mereka (pelaku) masih sekolah, jadi agak lambat," singkatnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak MTs Madrasah Pembangunan belum bersedia memberikan keterangan, meski TangerangNews sudah mendatangi sekolah tersebut.(RMI/HRU)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews