Connect With Us

Kekerasan Pelajar di MTs Madrasah Pembangunan Dipolisikan

Rachman Deniansyah | Selasa, 5 November 2019 | 19:52

Ilustrasi kekerasan pada pelajar. (tribunnews.com / tribunnews.com)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Sembilan siswa kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Madrasah Pembangunan (MP), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban kekerasan oleh lima seniornya.

Orang tua siswa pun tak berdiam diri. Mereka melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib. 

Laporan itu telah diterima Polsek Ciputat dengan nomor: LP/1124/K/XI/2019/Sek Cip/Res Tangsel. 

Kelima pelajar yang dilaporkan ke polisi itu ternyata sudah berstatus alumni di sekolah yang berlokasi di Komplek UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jalan Ibnu Taimia IV, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel itu.

Kepada TangerangNews, Iqbal, salah satu orang tua siswa mengatakan, langkah itu diambil agar kasus serupa tidak pernah terjadi lagi di lingkungan pelajar.

"Harapannya dapat memutus rantai kekerasan terhadap pelajar," ucap Iqbal kepada TangerangNews melalui sambungan telepon, Selasa (5/11/2019).

Ia juga berharap, polisi segera mengambil tindakan.

Baca Juga :

 

"Sebetulnya kalau niat sampai memenjarakan itu enggak ada. Yang penting dapat memberikan efek jera kepada para pelaku," tambahnya

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti membenarkan telah menerima laporan para orang tua siswa itu. Kini, pihaknya masih terkait laporan tersebut.

"Cuman terkendala mereka (pelaku) masih sekolah, jadi agak lambat," singkatnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak MTs Madrasah Pembangunan belum bersedia memberikan keterangan, meski TangerangNews sudah mendatangi sekolah tersebut.(RMI/HRU)

HIBURAN
Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:38

Banjir merendam Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian 30 sentimeter sampai satu meter. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak Senin 8 Maret hingga Rabu 11 Maret 2026.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill