Connect With Us

Kepergok Polisi, 4 Pembobol Showroom Motor di Pamulang Didor

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 November 2019 | 16:14

Polisi berhasil menangkap dua pelaku berinisial MH dan I sebagai komplotan spesialis pembobol ruko. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Polsek Pamulang Polres Tangsel menangkap dua pelaku kejahatan spesialis pembobol ruko. Keduanya diamankan di Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (20/11/2019).

Peristiwa itu diterangkan Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto terjadi sekitar pukul 04.45 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto.

Keduanya sudah dibuntuti polisi karena gerak-geriknya mencurigakan. Namun, untuk memastikan bahwa MH dan I, kedua maling tersebut, polisi menunggu hingga mereka beraksi.

Sebelum membobol ruko showroom sepeda motor, pelaku yang berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor itu berusaha membobol konter ponsel. Namun, upaya komplotan itu gagal.

Showroom motor di Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (20/11/2019).

"Dua orang pelaku turun dari sepeda motor, lalu mendekati rolling door ruko dan terlihat sedang berusaha merusak gembok ruko konter HP. Sedangkan dua orang pelaku lagi standby (bersiap) di atas motor sambil mengawasi situasi," ujar Totok, di lokasi, Rabu (20/11/2019).

Karena tidak berhasil membobol konter ponsel, dua pelaku itu kemudian beralih ke showroom motor. Sementara dua pelaku lainnya mengawasi situasi dari atas sepeda motornya.

Gerak-gerik keempat pelaku terus diawasi petugas yang kebetulan sedang berpatroli. Saat dua pelaku berhasil masuk ke dalam ruko, polisi pun langsung merangsek.

Baca Juga :

 

Mengetahui keberadaan petugas, dua pelaku yang diatas sepeda motor langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Sementara, dua pelaku lainnya terjebak di dalam ruko yang sudah dikepung petugas.

Petugas kemudian melontarkan timah panas ke udara sebagai tembakan peringatan. Namun, para pelaku tidak menghiraukan. Timah panas polisi sempat mengenai kaki dua pelaku yang berhasil kabur.

"Team Viper Polsek Pamulang melalukan tembakan peringatan ke atas sebanyak tiga kali. Tapi pelaku tidak menghiraukan dan pelaku dilakukan tindakan tegas terukur," ucap Totok. 

"Pelaku MH terkena timah panas di bagian bokongnya, sementara pelaku I terkena di kaki sebelah kiri.  Sementara, kedua pelaku yang melarikan diri terkena di kaki sebelah kiri," tambahnya.

Kini, MH dan I mendekam dibalik jeruji besi Polsek Pamulang. Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman hukuman kurungan badan maksimal 5 tahun penjara.

"Tersangka dikenakan Pasal 363 Jo 53 KUHPidana karena terlibat kasus percobaan pencurian dengan pemberatan," pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

KOTA TANGERANG
Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Gubernur Banten Andra Soni memberikan instruksi tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera menindak industri yang terbukti mencemari Sungai Cisadane.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill