Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Andi Syafrani menyebut sosok Benyamin Davnie dan Muhamad menjadi bakal calon (bacalon) terkuat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2020 mendatang.
"Pada Pilkada Tangsel ini tidak ada incumbent (petahana). Itu mengakibatkan peluang terbuka untuk calon manapun. Tentu memang saat ini yang kuat adalah sosok Benyamin dan Muhamad," ucap Andi di Grand Zuri Hotel, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Kamis (26/12/2019).
Kedua sosok itu dinilainya menguat lantaran jabatan yang saat ini melekat.
BACA JUGA:
"Karena Benyamin adalah Wakil Wali Kota Tangsel. Demikian juga Muhamad karena saat ini dia (menjabat) Sekretaris Daerah (Sekda)," terangnya.
Selain itu, kata Andi, dari sisi elektabilitas dan popularitas pun keduanya unggul.
"Mereka dua calon yang saya kira dari beberapa survey yang saya lihat, (keduanya) memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang tinggi dibanding calon lain," tutur Andi.
Dikatakan Andi, dua sosok birokrat Tangsel ini juga sama-sama memiliki basis massa tradisional atau pribumi.
"Benyamin dan Muhamad yang dianggap sebagai orang asli (pribumi), kemudian punya hubungan dari aspek emosionalitas kepada masyarakat asli (Tangsel) juga, masyarakat Betawi misalnya. Kemudian juga dianggap sudah punya kiprah untuk wilayah Kota Tangsel. Saya rasa itu yang lain belum," pungkasnya.(MRI/RGI)
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGMantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews