Connect With Us

Situ Gintung Jebol, 3 Pejabat Diperiksa Petugas Polda Metro Jaya

Denny Bagus Irawan | Jumat, 1 Mei 2009 | 10:39

Petugas PMI Kabupaten Tangerang bersama aparat polisi dari Polda Metro Jaya melakukan evakuasi jenazah yang berserakan di lokasi Situ Gintung, Jumat (27/3/2009). (@Tangerangnews2009 / Dira Derby)

TANGERANGNEWS.com-Polda Metro Jaya memeriksa  tiga pejabat daerah yang berkompeten terkait musibah jebolnya tanggul Situ Gintung, Kelurahan Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Karena diduga penyebab jebolnya situ itu diakibaykan kelalaian aparat,  sehingga menewaskan 100 jiwa.

Para pejabat daerah itu yang dipanggil itu yakni Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang Selatan Eddy Adolf Nikolas Malonda, Kadis PU dan Bina Marga Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi serta mantan Kadis PU dan Bina Marga Kabupaten Tangerang Hermansyah yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tangerang.

Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Direskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Aris Munandar kepada tangerangnews.com Rabu (1/4/2009) mengatakan, dalam pemanggilan itu, mereka akan ditanya menyangkut perawatan Situ Gintung.

 

"Jebolnya tanggul Situ Gintung bukan murni bencana, tapi ada pemicu yang perlu diselidiki,"kata Aris Munandar sembari menambahkan akan memeriksa ketiga pejabat itu sebagai saksi mulai Jumat (3/4/2009) mendatang.  Aris menerangkan, ketiga saksi itu dipanggil berawal terkait biaya perawatan rehabilitasi Situ Gintung. Mereka bertanggungjawab sebagai pengelola teknis di daerah.

Dia menambahkan, penyelidikan dimulai dari pejabat daerah yang berkompeten, bila diperoleh suatu keterangan yang dapat dijadikan fakta hukum, maka tidak menutup kemungkinan para pejabat yang berada diatasnya juga dapat diperiksa.

"Misalnya pejabat dari Pemerintah Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat ,Provinsi DKI Jakarta atau pun pusat," tegas Aris.
 Namun bila ditemukan ada dugaan tindak pidana, akan ditindaklanjuti dan diusut tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku. Belum ada keterangan dari ketiga pejabat yang disebut oleh aparat itu.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill