KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan memastikan kebutuhan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020 segera terpenuhi.
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan pencetakan KTP-el sebanyak 75.000 lembar hingga akhir Februari ini.
"Karena kan sebelumnya ada 75.000 warga yang masih memegang suket (surat keterangan pembuatan KTP-el). Nah, kita akan selesaikan hingga 29 Februari," papar Dedi saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).
Sementara ini, kata Dedi, sejak awal Februari, pihaknya telah mencetak sekitar 40.000 lembar KTP-el. Namun angka tersebut akan terus bertambah.
Dikatakan Dedi, untuk target hari ini saja, pihaknya akan menyelesaikan progres hingga 60 persen.
"Baru progres hari ini 40 ribu. Ya, insyaallah hari ini sampai malam bisa sekitar 50 ribu lembar," ujar Dedi.
Dedi menambahkan, awal Maret nanti tidak ada lagi warga Tangsel yang masih memegang suket, artinya seluruh kebutuhan KTP-el akan terpenuhi, termasuk untuk kebutuhan dalam Pilkada Tangsel.
"Dalam artian, untuk pemilih enggak ada lagi kendala, berarti sudah ada KTP-el. Jadi, aman jelang Pilkada September nanti, kan Maret sudah tidak ada yang memegang Suket," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSuahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews