IPM Tangsel Capai 84,81, Angka Pengangguran Turun Jadi 5,09 Persen
Senin, 26 Januari 2026 | 19:04
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,81 per Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan memastikan kebutuhan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020 segera terpenuhi.
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan pencetakan KTP-el sebanyak 75.000 lembar hingga akhir Februari ini.
"Karena kan sebelumnya ada 75.000 warga yang masih memegang suket (surat keterangan pembuatan KTP-el). Nah, kita akan selesaikan hingga 29 Februari," papar Dedi saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).
Sementara ini, kata Dedi, sejak awal Februari, pihaknya telah mencetak sekitar 40.000 lembar KTP-el. Namun angka tersebut akan terus bertambah.
Dikatakan Dedi, untuk target hari ini saja, pihaknya akan menyelesaikan progres hingga 60 persen.
"Baru progres hari ini 40 ribu. Ya, insyaallah hari ini sampai malam bisa sekitar 50 ribu lembar," ujar Dedi.
Dedi menambahkan, awal Maret nanti tidak ada lagi warga Tangsel yang masih memegang suket, artinya seluruh kebutuhan KTP-el akan terpenuhi, termasuk untuk kebutuhan dalam Pilkada Tangsel.
"Dalam artian, untuk pemilih enggak ada lagi kendala, berarti sudah ada KTP-el. Jadi, aman jelang Pilkada September nanti, kan Maret sudah tidak ada yang memegang Suket," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,81 per Januari 2026.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews