Connect With Us

Jelang Pilkada Tangsel, Disdukcapil Kebut Cetak 75 Ribu KTP-el

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Februari 2020 | 17:52

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan memastikan kebutuhan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020 segera terpenuhi. 

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan pencetakan KTP-el sebanyak 75.000 lembar hingga akhir Februari ini. 

"Karena kan sebelumnya ada 75.000 warga yang masih memegang suket (surat keterangan pembuatan KTP-el). Nah, kita akan selesaikan hingga 29 Februari," papar Dedi saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).

Sementara ini, kata Dedi, sejak awal Februari, pihaknya telah mencetak sekitar 40.000 lembar KTP-el. Namun angka tersebut akan terus bertambah. 

Dikatakan Dedi, untuk target hari ini saja,  pihaknya akan menyelesaikan progres hingga 60 persen.

"Baru progres hari ini 40 ribu. Ya, insyaallah hari ini sampai malam bisa sekitar 50 ribu lembar," ujar Dedi. 

Dedi menambahkan, awal Maret nanti tidak ada lagi warga Tangsel yang masih memegang suket, artinya seluruh kebutuhan KTP-el akan terpenuhi, termasuk untuk kebutuhan dalam Pilkada Tangsel.

"Dalam artian, untuk pemilih enggak ada lagi kendala, berarti sudah ada KTP-el. Jadi, aman jelang Pilkada September nanti, kan Maret sudah tidak ada yang memegang Suket," pungkasnya. (RAZ/RAC)

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill