Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Korban kedua yang hanyut di Kali Pondok Maharta berhasil ditemukan, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 21.40 WIB.
Korban atas nama Nazar, ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Komandan Tim Rescue Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel Badawi menjelaskan, Nazar ditemukan dalam kondisi mengapung.
Nazar ditemukan di lokasi yang sama saat Tim Rescue Pol PP Kota Tangsel menemukan Desta, teman korban yang hanyut juga bersana Nazar.
"Catatan kita berdasarkan data pemotretan data rumah, korban ditemukan di Kampung Ciputat, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Dekat kantor Kelurahan Tajur," ujar Badawi kepada TangerangNews.
Badawi menjelaskan, Nazar ditemukan setelah timnya melakukan dua jenis teknik pencarian sejak ditemukannya Desta pada pagi tadi.
"Jadi setelah ditemukan almarhum Desta, pencarian dilanjutkan dengan arahan saya, yaitu pengecekan dan pengerucutan ke dua arah, tim satu pemeriksaan ke atas ke tkp (lokasi awal tercebur) dengan membongkar tumpukkan sampah," jelas Badawi.
Badawi menerangkan, hal itu dilakukan karena khawatir almarhum Nazar yang saat itu belum ditemukan tersangkut ditumpukkan sampah.
Namun, kata dia, hingga hari mulai senja, tim belum juga berhasil menemukan Nazar.
Atas hal itu, maka Tim Rescue Pol PP Kota Tangsel memutuskan untuk kembali memasang jaring penyelamatan sekitar pukul 20.00 WIB.
"Asumsinya, karena sampah sudah dibongkar di atas, mungkin korban (almarhum Nazar) sudah terlepas dari sangkutan, maka dipasang lagi jaring," terangnya.
Akhirnya, kata Badawi, tim yang saat itu sedang melakukan pemantauan setelah memasang jaring, dengan teknik pencarian pada malam hari, melihat sesosok mayat yang terapung.
"Baru banget jaring dipasang, tim melakukan teknik pencarian malam hari dengan pemantaun dan sorotan lampu. Kemudian lewatlah almarhum jasad Nazar. Jadi ngalir kaya boneka datang terseret arus," paparnya.
Dengan cepat, lanjutnya, tim pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban.
Korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ini, pihaknya pun telah menghentikan proses pencarian. (RMI/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews