Connect With Us

Korban Kedua Bocah Hanyut di Kali Maharta Ditemukan

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Februari 2020 | 23:29

Personel Satpol PP Kota Tangsel mengevakuasi jasad Nazar, anak yang hanyut di Kali Maharta, Rabu (26/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Korban kedua yang hanyut di Kali Pondok Maharta berhasil ditemukan, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 21.40 WIB. 

Korban atas nama Nazar, ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa.

Komandan Tim Rescue Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel Badawi menjelaskan, Nazar ditemukan dalam kondisi mengapung. 

Nazar ditemukan di lokasi yang sama saat Tim Rescue Pol PP Kota Tangsel menemukan Desta, teman korban yang hanyut juga bersana Nazar.

"Catatan kita berdasarkan data pemotretan data rumah, korban ditemukan di Kampung Ciputat, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.  Dekat kantor Kelurahan Tajur," ujar Badawi kepada TangerangNews. 

Badawi menjelaskan, Nazar ditemukan setelah timnya melakukan dua jenis teknik pencarian sejak ditemukannya Desta pada pagi tadi. 

"Jadi setelah ditemukan almarhum Desta, pencarian dilanjutkan dengan arahan saya, yaitu pengecekan dan pengerucutan ke dua arah, tim satu pemeriksaan ke atas ke tkp (lokasi awal tercebur) dengan membongkar tumpukkan sampah," jelas Badawi. 

Badawi menerangkan, hal itu dilakukan karena khawatir almarhum Nazar yang saat itu belum ditemukan tersangkut ditumpukkan sampah. 

Namun, kata dia, hingga hari mulai senja, tim belum juga berhasil menemukan Nazar. 

Atas hal itu, maka Tim Rescue Pol PP Kota Tangsel memutuskan untuk kembali memasang jaring penyelamatan sekitar pukul 20.00 WIB. 

"Asumsinya, karena sampah sudah dibongkar di atas, mungkin korban (almarhum Nazar) sudah terlepas dari sangkutan, maka dipasang lagi jaring," terangnya. 

Akhirnya, kata Badawi, tim yang saat itu sedang melakukan pemantauan setelah memasang jaring, dengan teknik pencarian pada malam hari, melihat sesosok mayat yang terapung. 

"Baru banget jaring dipasang, tim melakukan teknik pencarian malam hari dengan pemantaun dan sorotan lampu. Kemudian lewatlah almarhum jasad Nazar. Jadi ngalir kaya boneka datang terseret arus," paparnya. 

Dengan cepat, lanjutnya, tim pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban. 

Korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ini, pihaknya pun telah menghentikan proses pencarian. (RMI/RAC)

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill