Connect With Us

Polisi Pastikan Penculikan di Pondok Cabe Berita Palsu, Pelaku Sakit Hati 

Dena Perdana, Rachman Deniansyah | Minggu, 1 Maret 2020 | 11:34

Sosok bayi yang diculik. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya memastikan penculikan di Pondok Cabe adalah berita palsu, Minggu (1/3/2020). 

Menurut akun IG milik @polsekpamulangpolrestangsel,  Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan telah bertemu langsung dengan pelapor yang mengaku bayi diculik kemarin malam Sabtu (29/2/2020). 

 

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan intensif terhadap pelapor dan saksi saksi ternyata pelapor telah membuat laporan palsu. Pelapor juga akhirnya mengakui tidak memiliki seorang anak. 

 “Dan laporan yang dilakukan ke Polsek Pamulang adalah tidak benar. Hingga saat ini pelapor masih dlm Pemeriksaan Tim Reskrim Polsek Pamulang, secara intensif untuk mengetahui motif dari Laporan Palsu tersebut,” tulis akun resmi Polsek Pamulang. 

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Dengar telah tersebar luasnya pemberitaan mengenai "PENCULIKAN BAYI ( SEORANG PEREMPUAN ) di Angkutan umum dari lebak bulus arah Parung ( Diturukan di Pondok Cabe ) Toko batu mustika alam Jl. Pondok cabe, Kec. Pamulang, Tangsel. serta korban telah membuat laporan ke Polsek Pamulang dengan NO. LP/84/K/2030/SEKPAM oleh AURA INDAH PERMATA. Dalam kasus ini Bapak *AKBP. IMAN SETIAWAN* sebagai *Kapolres Tangerang Selatan,* juga telah bertemu langsung dengan pelapor kemarin malam Sabtu tanggal 29/2/2020. Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan intensif terhadap pelapor dan saksi saksi ternyata pelapor telah membuat *LAPORAN PALSU* yang dalam hal ini diakui oleh pelapor tidak memiliki seorang anak dan laporan yang dilakukan ke Polsek Pamulang adalah tidak benar. Hingga saat ini pelapor masih dlm Pemeriksaan Tim Reskrim Polsek Pamulang, secara intensif untuk mengetahui motif dari Laporan Palsu tersebut.

A post shared by HUMAS POLSEK PAMULANG (@polsekpamulangpolrestangsel) on

 

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono, menambahkan, informasi tersebut hoaks. 

“Itu hoaks, saya sudah share kalau informasi itu hoaks. Ibu yang membuat berita ini sedang diperiksa di Polsek Pamulang, inisial AS,” tambah Wibisono. 

Untuk motifnya, lanjut Wibisono, diduga karena permasalahan pribadi atau keluarga. “Motifnya sakit hati, “ katanya.  Namun, Polisi masih mendalami lebih lanjut terkait motif tersebut.

KOTA TANGERANG
Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Jumat, 4 September 2026 | 13:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.

BANDARA
Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Rabu, 2 September 2026 | 13:41

Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill