Connect With Us

Mahasiswi UIN Ciputat Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 Maret 2020 | 16:13

Ilustrasi pelecehan seksual. ( jawapos / jawapos)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang mahasiswi Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, diduga menjadi korban pelecehan seksual pada Rabu (4/3/2020).

Kabar tersebut mulai diketahui, melalui pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp, Jumat (6/3/2020).

Dalam pesan tersebut, korban yang tak menyebutkan namanya itu, mengalami pelecehan saat dirinya sedang berjalan di jalan kecil belakang gedung Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Jalan Haji Nipan, Ciputat Tangerang Selatan, Rabu (4/3/2020).

Dalam pesan itu juga, ia menyebut bahwa yang melakukan pelecehan merupakan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang melintas. Pelaku disebut telah memegang bagian dada korban.

Mahasiswi yang kini tengah duduk di semester delapan itu pun berharap, agar aparat kepolisian dan warga setempat dapat meningkatkan keamanan di sekitar lokasi. 

"Tujuannya agar semoga anak-anak UIN Jakarta lain enggak ada yang jadi korban lagi, karena jalan itu deket kosan mahasiswi/a. Semoga polisi, atau warga setempat mau pasang CCTV dan lampu penerangan agar predator ini segera ditangkap," harapnya. 

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan atas kejadian itu. 

Pendamping korban telah menghubungi Polsek Ciputat. Komunikasi tersebut dilakukan untuk proses pembuatan laporan.

"Terkait korban melalui pendampingnya sudah menelpon ibu Wakapolsek," kata Endy saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).

Korban, kata Endy, akan diarahkan untuk membuat laporan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel. 

"Jadi dikarenakan polsek tidak ada unit PPA, jadi diarahkan Wakapolsek  ke Polres Tangerang Selatan," pungkas Endy.(RMI/HRU)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill