Connect With Us

Tewas Kecelakaan, Prosesi Wisuda Mahasiswa UIN Diwakili Kakak

Yudi Adiyatna | Minggu, 1 Desember 2019 | 13:14

Imam Rosyadi kakak dari almarhum Nurul Faqih (22) mewakili proses wisuda ke 114 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) Minggu, (1/12/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Acara prosesi wisuda ke-114 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) Minggu, (1/12/2019) pagi ini berlangsung penuh haru.

Hal terjadi dikarenakan salah seorang calon wisudawannya mengalami kecelakaan bermotor dan meninggal dunia saat perjalanan menuju tempat wisuda.

BACA JUGA:

Guna mewujudkan impian Nurul Faqih, 22, prosesi wisuda diwakilkan keluarganya yang datang dari Indramayu, Jawa Barat. Ijazah sebagai tanda bukti kelulusan korban di Fakultas Psikologi diserahkan kepada kakaknya.

"Yang mewakili menerima (ijazahnya) oleh kakanya bernama Imam Rosyadi, " terang Syamsuddin, Humas UIN Jakarta. 

Rektor UIN Jakarta Prof Amany Lubis pun menyerahkan langsung ijazah korban dengan disambut tepuk tangan para hadirin di Auditorium Harun Nasution, UIN Jakarta.

"Tadi juga Bu Rektor menyampaikan belasungkawa dan membacakan doa untuk almarhum dalam prosesi wisuda," katanya.(RAZ/RGI)

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

TEKNO
OPPO A6t Series Diluncurkan, Andalkan Baterai 7000mAh Awet Dipakai Seharian

OPPO A6t Series Diluncurkan, Andalkan Baterai 7000mAh Awet Dipakai Seharian

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:37

OPPO resmi meluncurkan OPPO A6t dan OPPO A6t Pro di Indonesia sebagai seri khusus pasar e-commerce. Kedua ponsel dari lini OPPO A Series ini menawarkan daya tahan baterai

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill