Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Meninggalnya salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Nurul Faqih, 22, akibat kecelakaan bermotor, membuat suasana prosesi wisuda sarjana kampus tersebut penuh duka, Minggu (1/12/2019) pagi ini.
Pasalnya korban harus kehilangan nyawa saat akan menjalani wisuda ke 114 di UIN di Ciputat, Kota Tangsel.
BACA JUGA:
Apalagi korban diketahui mengajak orang tua dan saudaranya dari Indramayu, Jawa Barat untuk menyaksikan prosesi wisudanya sebagai Sarjana Psikologi.

"Ibu Rektor beserta Dekan Psikologi langsung menemui orang tuanya yang telah hadir dan menyampaikan belasungkawa," terang Humas UIN Jakarta Syamsudin.
Tak cukup hanya menemui orangtua korban, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Amany Lubis yang memimpin prosesi wisuda pun mengajak seluruh wisudawan dan para tamu undangan untuk turut mendoakan korban atas musibah yang terjadi.
"Ibu Rektor juga menyampaikan belasungkawa dan membacakan doa untuk almarhum di sela-sela pidato rektor dalam acara wisuda ke 114 ini," terangnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia membawa kebahagiaan bagi 120 warga binaan di Provinsi Banten.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews