Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Keluarga meminta kematian Endi Barliansyah, 16, dalam peristiwa tawuran antar pelajar di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang diusut tuntas.
"Intinya dari keluarga mau kepolisian bisa mengusut tuntas," ujar Isep Muhaimin, paman korban kepada TangerangNews, Minggu (24/11/2019).
Isep meminta pihak kepolisian bergerak cepat untuk dapat mengungkap kasus kematian korban yang merupakan suporter Persita Tangerang ini. "Kami ingin pelaku dapat hukuman paling berat," jelas Isep.
BACA JUGA:
Dalam hasil autopsi, kata Isep, keponakannya itu meninggal akibat luka bacok di sekujur tubuh, terutama pada bagian perut, punggung, dan kaki.
Dia juga sebelumnya menduga bahwa kematian korban dipicu aksi balas dendam, buntut dari peristiwa tawuran antar pelajar yang terjadi di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat (22/11/2019).
Almarhum Endi merupakan warga Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Jasadnya telah dikebumikan di TPU Keroncong pada Sabtu (23/11/2019).
Kematian korban sempat menarik perhatian publik. Sebab, peristiwa itu menyelimuti euforia kemenangan Persita Tangerang yang berhasil lolos ke Liga 1 setelah mengalahkan Sriwijaya FC dalam laga semifinal Liga 2.(RAZ/RGI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPaguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.
Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews