Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Anggaran sebesar Rp47 miliar telah disediakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menanggulangi wabah virus Corona (COVID-19).
Bahkan, anggaran yang berasal dari dana tak terduga APBD tahun 2020 itu diprediksi hanya untuk tiga bulan ke depan.
Meski demikian, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie berharap anggaran tersebut tidak digunakan seluruhnya.
"Artinya, diharapkan pula agar wabah Covid-19 ini segera membaik (terkendali)," ujarnya di Kantor Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/3/2020).
Ditambahkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni, dana tersebut diestimasi untuk tiga bulan ke depan.
"Ya kurang lebih dari total Rp47 Miliar tadi, peruntukkannya kita estimasi per hari, per minggu, sampai tiga bulan ke depan. Mudah-mudahan wabah ini bisa selesai sebelum tiga bulan," tuturnya di lokasi yang sama.
Ia menyatakan, dana tersebut dianggarkan murni hanya untuk penanganan kasus penyebaran COVID-19.
Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai keperluan penanggulangan wabah virus yang tengah mendunia tersebut.
"Misalnya keperluan obat-obatan, sarana prasarana kesehatan seperti penambahan ruang transit di Puskesmas Pamulang, Alat Perlindung Diri atau APD (untuk petugas kesehatan), cairan hand sanitizer, disinfektan dan sprayernya, dan tenaga. Kami masukan semua kebutuhan itu," terangnya. (RMI/RAC)
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGKota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
PT PLN (Persero) mulai menjalankan program bertajuk Clean Energy Day sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi karbon.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews