Connect With Us

Kisah Perjuangan Anggota TNI di Tangsel Melawan COVID-19

Rachman Deniansyah | Sabtu, 23 Mei 2020 | 21:56

RG, anggotq Koramil 03 Serpong yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, Sabtu (23/5/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Usai menjalani karantina selama 21 hari, seorang anggota TNI yang bertugas di Koramil 03 Serpong, Tangerang Selatan berinisial RG,52, akhirnya dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Sehari sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri, RG diperbolehkan berkumpul dengan keluarganya. Ia dipulangkan dari Rumah Lawan COVID-19 Tangsel, pada Sabtu (23/5/2020) sore. 

RG yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) itu sempat dinyatakan positif, walaupun ia tak merasakan gejala sama sekali, atau dikategorikan sebagai orang tanpa gejala (OTG). 

"Karena kan saya Babinsa, kegiatannya itu seperti anggota lain, yakni penyemprotan, pembagian sembako atau bansos dengan masyarakat, dan lainnya," ucap RG kepada TangerangNews sebelum kembali ke kediamannya di wilayah Jelupang, Serpong Utara, Tangsel. 

"Awalnya cuma saya kelelahan, jadi nafsu makan saya hilang, akhirnya saya periksa ke RS Daan Mogot, Tangerang.  Lantas di sana saya dirawat dua hari terus istirahat 14 hari saya enggak dinas, baru kemudian diumumkan kalau saya positif atau reaktif," sambungnya. 

Dalam perawatannya itu, RG sempat berpindah tempat. Setelah dari RS Daan Mogot, ia sempat merasakan perawatan di Puskesmas Pamulang. 

"Di Puskesmas Pamulang beberapa hari, kemudian dikarantina kembali di Rumah Lawan COVID-19, hingga akhirnya saya dipulangkan," imbuhnya. 

Istri dan anak RG pun turut dikarantina. Namun, setelah menjalani serangkaian tes kesehatan sesuai protokol COVID-19, keluarganya tak ada satu pun yang mengalami nasib serupa dengannya. Semua sehat dan terbebas dari COVID-19.

Saat bertekad ingin terbebas dari COVID-19 itu, RG berjuang dengan sepenuh hati. Baginya, yang terpenting adalah keyakinan, serta melakukan seluruh kegiatan untuk meningkatkan imun tubuh. 

"Saya sering lari (olah raga) seperti biasa. Menjaga pola makan. Alhamdulillah mungkin karena imun saya kuat, jadi enggak ada masalah," katanya. 

Setelah serangkaian tes, ia pun dinyatakan negatif. RG dipulangkan dengan bekal surat pernyataan sehat dari Rumah Lawan COVID-19 Tangsel.

Selain dirinya, di waktu yang sama terdapat pula empat orang yang dipulangkan. Satu orang sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), dan tiga lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Suhara Manullang mengatakan, hingga hari ini sudah 24 pasien yang pulang, yakni 16 ODP, dan 8 PDP. 

"Sehingga dari 16 April hingga 23 Mei ini, Rumah Lawan COVID-19 sudah ada 56 pasien yang dirawat, (rinciannya) 21 ODP dan 35 PDP. Sedangkan yang masih dirawat hingga sekarang terdapat 32 orang. Dengan rincian, 19 ODP dan PDP," terangnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill