Connect With Us

Lagi, Pasangan Muda Mudi Kepergok Ngamar di Apartemen Serpong

Rachman Deniansyah | Rabu, 8 Juli 2020 | 13:24

Suasana ruangan Apartemen sepasang muda-mudi yang bukan suami istri terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali merazia sejumlah apartemen yang berada di kawasan Serpong, Selasa (7/7/2020) malam.

Kepala Seksie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry menjelaskan, dari dua apartemen yang dirazia, pihaknya menemukan tiga pasang muda-mudi yang didapati tengah berduaan di dalam kamar.

"Pada saat kami memonitoring di beberapa kamar, kami dapati tiga pasang muda-mudi yang bukan suami istri," ujar Muksin saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2020).

Meski sempat ada yang menolak, ketiga pasangan itu pun langsung digelandang ke kantor Satpol PP Kota Tangsel untuk diperiksa dan diberikan pembinaan.

Suasana ruangan Apartemen sepasang muda-mudi yang bukan suami istri terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan.

"Mereka dibina di kantor Satpol PP Tangsel dan juga dipanggil orang tua wanita maupun laki-laki," tuturnya.

Razia itu dilakukan atas dasar adanya laporan dari masyarakat yang tinggal di apartemen tersebut. "Kan tadi laporan dari warga apartemen, mereka resah banyak wanita tidak jelas menginap dan membawa laki-laki," tambahnya.

Suasana ruangan Apartemen sepasang muda-mudi yang bukan suami istri terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, razia juga dilakukan guna menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwal) No 28/2020 tentang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangsel ini.

Mengingat masih terjadi pandemi COVID-19, Satpol PP akan terus memonitor para pendatang, atau warga yang tak memiliki KTP Tangsel.

"Nah ini juga terkait pengecekan data masyarakat yang tinggal di sini. Warga Tangsel atau warga luar Tangsel. Kalau warga luar tentunya tadi kita sampaikan ke pengelola agar dilakukan rapid test, kalau dia tidak punya, maka harus dikarantina mandiri seperti itu," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill