Connect With Us

Pemkot Tangsel Dinilai Lamban Tangani Kasus Lurah Ngamuk

Rachman Deniansyah | Jumat, 24 Juli 2020 | 14:42

Video CCTV detik-detik kasus yang menyeret Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun, di SMAN 3 Tangsel. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan untuk lebih serius menindak oknum Lurah Benda Baru mengamuk di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2020) lalu.

Sebab sudah dua pekan ini, belum ada kejelasan mengenai proses atas kasus yang menyeret Saidun, Lurah Benda Baru tersebut. Sehingga penanganan kasus ini terkesan lamban.

"Sebenarnya harus cepat, kalau ini gerakan mereka (Pemkot Tangsel) biasa- biasa saja, harusnya mereka lebih cepat memproses itu. Ya kita minta (Pemkot Tangsel) lebih serius untuk menangani persoalan ini," ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten Dedy Irsan saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2020). 

Selain itu, dalan menangani kasus ini, Ombudsman juga mendesak Pemkot Tangsel untuk tegas dan segera menhambil tindakan.

"Karena itu dugaan pengerusakan dan menurut informasi titipan siswa sampai enam. Itu tidak dibenarkan apalagi sampai enam, ini kan perlu pendalaman juga. Apa peran lurahnya kok bisa sampai nitip sampai sebanyak itu," tuturnya.

Sejauh ini, Dedy menyebut Ombudsman telah mengirim surat kepada Inspektorat dan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Tangsel. Namun, belum juga dapat balasan.

"Sudah kita tembuskan kepada Wali Kota Tangsel, kita juga masih menunggu, mungkin minggu depan akan kita tagih lagi. Katanya mereka kan sudah memproses tapi hasilnya belum diumumkan, jadi nanti tetap kita tagih. Kita tunggu jawabannya," ujarnya. (RAZ/RAC)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

KOTA TANGERANG
Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill