Connect With Us

Akrobatik Politik Arsid & Ben di Pilkada Tangsel, Berdampakkah?

Rachman Deniansyah | Rabu, 5 Agustus 2020 | 18:06

Benyamin Davnie bersama Arsid. (Instagram Arsid, @bang_arsid / Instagram Arsid, @bang_arsid )

 

TANGERANGNEWS.com-Tiga bakal calon Wali Kota Tangsel mulai saling unjuk kekuatan, baik kekuatan partai politik maupun dukungan dari relawan dan tokoh masyarakat.

Terbaru, beredar foto Benyamin Davnie bersama Arsid. Dalam foto tersebut, keduanya menunjukkan ekspresi sumringah. Arsid tertawa lepas, demikian pun Ben, sapaan Benyamin.

Pertemuan tersebut menjadi titik temu kedua politisi tersebut. Arsid memutuskan mendukung Ben setelah selama dua kali Pilkada Tangsel (2010, 2015) mereka berposisi sebagai rival.

Pada Pilkada 2010, Arsid yang menggandeng Andre Taulani dikalahkan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Arsid yang kembali maju pada Pilkada lima tahun berikutnya (2015) berpasangan dengan Elvira Ariadiannie, kembali harus mengakui keunggulan petahana.

“Arsid sudah memberikan dukungan penuh kepada pasangan saya dengan Pilar," ujar Ben kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya, Arsid dikabarkan akan kembali berkontestasi di Pilkada Tangsel. Beberapa spanduk sosialisasi dirinya pun sempat terpasang di beberapa lokasi. 

Salah seorang relawan , Suryadi Nian yang mewakili tim Arsid, membenarkan pernyataan Ben tersebut.

"Ya betul Arsid dukung Benyamin-Pilar. Jadi goyang, kubu-kubu lain goyang saya menyatakan saya mendukung Pak Ben dengan Pilar," kata Suryadi.

Pada Pilkada ini, Benyamin Davnie yang selama dua periode menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangsel, menggandeng Pilar Saga Ichsan, putra Bupati Serang Tatu Chasanah. Pasangan ini mengantongi dukungan dari partai Golkar, juga dikabarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Keduanya akan berkontestasi untuk mendapatkan dukungan pemilih bersama dua bakal calon lainnya, yaitu Muhammad yang didukung partai Gerindra. 

Muhammad yang selama kariernya sebagai aparatur sipil Negara (ASN) di Pemkot Tangsel, jabatan terakhir sebagai Sekretaris Daerah, dipasangkan dengan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang tak lain keponakan dari Prabowo Subianto. Ia juga didukung PDI Perjuangan, juga dikabarkan Partai Nasdem dan Hanura turut memperkuat berkoalisi.

Sementara, bakal calon Wali Kota Tangsel lainnya adalah pendatang baru, yakni Siti Nur Azizah. Putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin tersebut menggandeng politisi PKS Ruhamaben. Azizah yang juga pengurus DPP Partai Demokrat, telah mengantongi rekomendasi Ketua Umum partai berlogo bintang mercy tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono.RMI/HRU)

BANTEN
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem di Banten 23 hingga 27 Januari 2026

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem di Banten 23 hingga 27 Januari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 | 05:13

Curah hujan di Provinsi Banten dalam sepekan terakhir terpantau meningkat tajam. Kondisi tersebut memicu serangkaian bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, angin kencang, hingga tanah longsor yang terjadi di sejumlah kota dan kabupaten.

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill