Connect With Us

Benyamin Davnie Ditinggal Partainya di Pilkada Tangsel, DPD Nasdem Kaget

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 Juli 2020 | 16:19

Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangsel Rahayu Saraswati saat menerima rekomendasi dari DPP Partai Nasdem. (@TangerangNews / Diunggah dari akun instagram pribadi milik Sufmi Dasco)

TANGERANGNEWS.com-Meski memiliki kader Benyamin Davnie yang turut berlaga di Pilkada Tangsel, namun Partai Nasional Demokrat (Nasdem) melabuhkan dukungan kepada Muhamad-Rahayu Saraswati. Nasdem bergabung dalam gerbong koalisi Gerindra-PDI Perjuangan.

Keputusan DPP Nasdem tersebut mencuat ke publik dengan diserahkannya surat rekomendasi oleh Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada Rahayu Saraswati. Momen itu pun turut diunggah di akun instagram pribadi Rahayu Saraswati. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Tangsel Dewi Indah Damayanti mengaku kaget dengan hasil rekomendasi yang diputuskan pengurus pusat partainya tersebut.

"Saya juga kaget , tapi mau apa lagi. Kami juga kan kerja politik, kami juga kerja partai," katanya saat dihubungi TangerangNews, Kamis (30/7/2020). 

Sebelumnya, DPD Nasdem Tangsel telah merekomendasikan kadernya sendiri, yakni Benyamin Davnie sebagai bakal calon Wali Kota yang akan diusung pada Pilkada Tangsel tahun ini.

"Rekomendasi awal kami Pak Ben (Benyamin Davnie). Cuma ternyata ada hal yang memang dipertimbangkan DPP. Ternyata jadi ke Pak Muhamad. Tapi inilah politik. Jadi kami legowo saja," tuturnya.

"Kalau saya pribadi, itu hal biasa di politik, soal dukung mendukung ya. Itu kan tergantung keputusan DPP," sambungnya.

Kendati demikian, sebagai kader partai yang memimpin di wilayah Tangsel, ia tetap mengikuti arahan dan keputusan yang telah ditetapkan pengurus pusat. 

"Kami sih sebagai pekerja partai. Kami ikuti aturan partai. Ya tunggu arahan aja," ucapnya. 

Namun arahan DPP tersebut hingga saat ini belum diterima DPD Tangsel.

"Sementara ini arahannya ke kami belum turun. Walaupun surat rekomendasi sudah ada. Tapi ke DPD belum. Jadi kami belum bergerak," katanya. 

Meski tidak mengusung kader sendiri yang juga telah diusung partai lain, ia menyatakan tetap akan memaksimalkan mesin politik partai dalam Pilkada 2020, pada Desember mendatang. 

"Otomatis kalau sudah ada arahan DPP kami siap tempur,” pungkasnya. (RMI/RAC)

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

TEKNO
Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Senin, 19 Januari 2026 | 19:04

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang baru saja mengeluarkan peringatan keras bagi warga untuk mewaspadai tren penyalahgunaan AI, yang mampu mengubah foto biasa menjadi konten asusila atau pornografi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill