Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan kembali memulangkan empat pasien yang sembuh dari COVID-19, Senin (10/8/2020).
Mereka terkonfirmasi positif usai menjalani swab test. Padahal, tidak ada gejala sama sekali yang mereka alami.
Hanya saja sebelum mengetahui positif, mereka sempat kehilangan kemampuan penciumannya. Hal itu diungkapkan Amelia, salah satu pasien yang kini telah sembuh dan diperbolehkan pulang.
"Enggak ada gejala, seperti panas, batuk, dan lainnya. Hanya saja kita enggak bisa (mengindera) penciuman. Jadi enggak bisa mencium aroma apa-apa," ungkap Amelia sebelum dipulangkan.
Menurutnya, semua aroma sama sekali tak dapat diendusnya. Hal itulah yang membuat janggal, dan akhirnya ia memutuskan untuk menjalani pemeriksaan swab.
"Sampai parfum aja saya enggak bisa mencium," ucap Amelia.
Atas hal yang dialami keempat pasien itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengimbau warganya tak menyepelekan segala gejala yang timbul.
Ia juga meminta agar warganya untuk senantiasa waspada atas penularan COVID-19 ini.
"Saya mengimbau jika ada orang-orang dan masyarakat yang bergejala seperti ini (COVID-19), silahkan langsung ke Puskesmas saja dan kita tetap juga akan menyediakan diri untuk merawat saudara-saudara (masyarakat) kita. Khususnya di RLC ini," ujar Benyamin saat memulangkan keempat pasien tersebut. (RMI/RAC)
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews