Connect With Us

Ikuti Jejak PDIP-Gerindra, PAN Berlabuh ke Muhamad-Saras

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:09

Prabowo (kiri) dan Hasto Kristiyanto (kanan) bersama pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Muhamad-Rahayu Saraswati. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Partai Amanat Nasional (PAN) telah melabuhkan pilihannya untuk mendukung pasangan calon Muhamad-Rahayu Saraswati di Pilkada Tangerang Selatan 2020 mendatang.

Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Tangsel Triono Wahyudi saat dihubungi, Selasa (18/8/2020). 

"Ya benar, akhirnya kami putuskan untuk berlabuh ke Pak Muhamad dan Bu Saras, karena keputusan DPP," ujar Triono. 

Keputusan DPP PAN untuk bergabung dengan koalisi besar PDI Perjuangan-Gerindra itu, berawal dari keinginan para kader, mulai dari tingkat ranting hingga DPD. 

"Berangkat dari situ mereka berharap dukung Muhamad-Saras, karena banyak nilai mulai dari kompetensinya, survey, poluparitas, dan tingkat kepemimpinannya sendiri," paparnya.

Atas hal itulah, PAN memilih untuk mengikuti jejak dua partai berlambang Banteng dan Garuda tersebut.

"Secara visi misi atau gagasan, di beberapa Pilkada dua tahun ini, PAN bersama Gerindra dan PDIP banyak berkoalisi, termasuk kali ini dalam mendukung Muhamad dan Saras," imbuhnya.

Dengan keputusannya itu, DPD PAN kini mulai memanaskan mesin politiknya. PAN siap tancap gas untuk bertarung di kontestasi politik Pilkada Tangsel tahun ini. 

"Mesin partai sudah dipanaskan jauh-jauh hari dan puncaknya kemarin, saat saya hadir bersama Waketum DPP PAN Yandri Susanto. Di situlah kita mulai panaskan mesin partai. Bahkan kemarin juga sudah banyak teman-teman dari tingkat ranting dan cabang juga ingin segera mendeklarasikan pasangan Pak Muhamad dan Bu Saras," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill