Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga
Rabu, 4 Februari 2026 | 22:39
Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.
TANGERANGNEWS.com- Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, mobil Avanza dengan nopol B 1069 PRV berwarna putih menyeruduk gerobak nasi goreng yang berada di pinggir Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020) malam.
Insiden tersebut pun sontak membuat terkejut mereka yang berada di sekitar lokasi. Seperti yang diungkapkan Anan, salah satu penjaga warung kelontong yang berada di sekitar lokasi.
"Nabrak tukang nasi goreng. Posisinya saya lagi ngelayanin. Tiba-tiba ada suara 'Jedur' gitu," ujar Anan kepada Tangerangnews.
Akibatnya, baik gerobak nasi goreng maupun mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian depan lantaran menghajar jembatan penyebrangan orang.
Beruntung, saat insiden terjadi tak ada pelanggan yang sedang makan di tempat.
"Tukang nasi goreng lagi duduk. Alhamdulillah selamat. Tidak ada yang makan," katanya.
Sedangkan, untuk sopir yang mengendarai mobil tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Assobirin. Ia menduga, insiden itu terjadi akibat sopir yang mengantuk. Sang sopir pun dikabarkan kritis.
"Sopirnya dibawa ke rumah sakit. Yang nabrak saya ga perhatiin dan saya fokus sama tukang nasi goreng, tetapi di dalam mobil ada beberapa orang yang keluar dari pintu belakang," tutur Anan.
Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews