Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu
Senin, 4 Mei 2026 | 10:45
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TANGERANGNEWS.com-Dua pemuda yang saling berboncengan terlibat kecelakaan saat mengendarai sepeda motor di Jalan WR upratman, Pondok, Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis (1/10/2020) malam.
Insiden itu membuat sang pengemudi Farhan Hamdani, 16, beserta penumpangnya Raihan, 15 terpental dan mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kakinya.
Kejadian tersebut dibenarkan Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha. Kejadian bermula saat korban tengah melaju dengan sepeda motor Yamaha Mio B-6640-WFB, dari arah Pondok Ranji ke arah Kampung Utan, sekitar pukul 23.00 WIB.
"Sesampainya didekat TB Jaya Raya, diduga korban hilang kendali dan tidak bisa menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya," ujar Dady saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020).
Tanpa perhitungan yang tepat, korban pun tak mampu menghindari kendaraan sepeda motor yang berada tepat di depannya.

"Sehingga (korban) menabrak bagian belakang kendaraan lain yang datang searah berada di depan," imbuhnya.
Akibatnya, kedua remaja tersebut pun terjatuh dan terpental dari motor ke arah kanan. "Akibat dari kecelakaan itu, pengendara mengalami luka memar di kepala dan lecet pada bagian tangannya," katanya.
Sedangkan, rekannya yang diboncengi mengalami luka memar di bahian kepala, serta lecet pada tangan dan kakinya. "Selanjutnya kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Ciputat untuk keperluan medis," ujar Dady.
Selain mengakibatkan luka kepada korban, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada sepeda motornya.
"Kendaraan sepeda motor Yamaha Mio B-6640-WFB mengalami kerusakan pecah pada bodi depan dan bengkok pada rem sebelah kanan," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TODAY TAGKepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews