Connect With Us

Marak Kekerasan Anak di Tangsel, Kak Seto Dorong Peran Satgas Tingkat RT

Rachman Deniansyah | Kamis, 3 Desember 2020 | 21:48

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau lebih dikenal dengan Kak Seto, angkat bicara soal sederet kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Tangerang Selatan. 

Pasalnya, banyak anak-anak di bawah umur yang mendapat segala bentuk kekerasan, mulai dari fisik, hingga seksual. 

Seperti halnya, kasus kekerasan anak yang dilakukan oleh wanita berinisial LQ,22 di wilayah Ciputat, Tangsel. Ia tega mencelupkan kepala anak kandungnya yang belum genap berusia dua tahun, ke dalam ember berisi air. 

Kasus lainnya, yakni kasus pencabulan yang baru saja terjadi menimpa seorang anak berusia 10 tahun di wilayah Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (18/12/2020) lalu. 

Dengan mengiming-imingi hadiah hingga bertemu artis, pelaku berinisial SA, 30 membawa kabur dan tega mencabuli korbannya. 

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi kembali, Kak Seto mendorong peran satuan tugas (satgas) perlindungan anak di tingkat rukun tetangga atau RT.

"Satgas itu harus diberdayakan, jadi kepedulian warga dapat ditingkatkan betul-betul. Jadi tidak hanya mengandalkan polisi atau petugas saja, jadi dapat dicegah dari masyarakatnya sendiri," ujar Kak Seto keada Tangerangnews, Kamis (3/12/2020). 

Nantinya, setiap masyarakat yang tergabung menjadi Satgas harus mengkampanyekan setiap warganya untuk dapat waspada atas segala bentuk ancaman yang mengincar anak di bawah umur tersebut. 

"Seperti melakukan pertemuan secara teratur dengan warga. Jadi warga diingatkan bahwa predator, atau pencuri, atau pencopet seksual ini harus diwaspadai. Maupun itu kepada orang tua ataupun langsung kepada anak, dan remaja," katanya. 

Sehingga jika terjadi kembali kasus serupa, Satgas perlindungan anak dapat mengawal dan melakukan pengawasan di lingkungannua masing-masing. 

"Yang penting pelaku bisa ditangkap. Laporan masyarakat terhadap Polsek atau Polres itu bisa membantu juga menekan semakin meningkatnya eksploitasi seksual atau pelecehan seksual bagi anak. Ini tujuannya itu untuk seluruh (bentuk) kekerasan," paparnya. 

Sebab, kata Kak Seto, kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak ini setidaknya sudah mencoreng predikat Kota Layak Anak yang sudah didapati oleh kota termuda di Provinsi Banten ini. 

"Tentu ini harus menjadi bahan introspeksi, harusnya disadari bahwa hal itu tak harus terjadi. Sejauh mana monitoring atau pemberdayaan dari lembaga yang disebut Satgas, seberapa jauh efektif. Apakah sudah tak berfungsi atau kurang ada monitoring, dan sebagainya. Ini tanggung jawab semua, termasuk masyarakat bukan hanya pemerintah," pungkasnya. (RED/RAC)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill