Connect With Us

Besok Coblos, KPU Klaim Ribuan Kertas Suara Pilkada Tangerang Selatan Dimusnahkan

Rachman Deniansyah | Selasa, 8 Desember 2020 | 22:03

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan saat memusnahkan ribuan kertas suara yang rusak. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan memusnahkan ribuan kertas suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sehari sebelum hari pencoblosan, Selasa (8/12/2020). 

 

Komisioner KPU Tangsel Taufik MZ memaparkan, ribuan lembar kertas suara tersebut merupakan kertas suara rusak dan kelebihan usai dihitung oleh setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Total ada 1.584 lembar kertas surat suara yang dimusnahkan. Untuk surat suara utuh atau kelebihan terdapat 457 lembar untuk menghindari penyalahgunaan surat suara utuh," ujar Taufik di kantornya.

Sementara, untuk surat suara rusak yang dimusnahkan terdapat sebanyak 1.127 lembar. 

 

"Adapun yang rusak, baik itu cetakannya gambar maupun nomor serta tata letak belakang yang tidak simetris ada 1.127," paparnya. 

 

Ribuan lembar kertas suara tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Selain KPU, pemusnahan itu juga turut dihadiri oleh perwakilan Bawaslu Tangsel, Kepolisian dan Satpol PP.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill