Connect With Us

Ogah Coblos, Warga Tangsel Pilih Mancing

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 Desember 2020 | 15:37

Ramainya Tempat lokasi pemancingan, di Pondok Aren. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Sejumlah warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lebih memilih melakukan aktivitas memancing daripada pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020. 

 

Misalnya saja,  Amri warga Pondok Aren, Tangsel. Dia mengaku enggan menggunakan hak pilihnya karena memang tak setuju digelarnya Pilkada Tangsel 2020. 

 

"Saya sengaja enggak milih. Lebih baik memancing," katanya di lokasi pemancingan, Pondok Aren kepada TangerangNews.com, Rabu (9/12/2020). 

Begitu pun Wisnu, warga Bintaro, Tangsel yang juga lebih memilih memancing dan golput pada Pilkada Tangsel 2020, karena kurangnya kepercayaan terhadap kinerja pemerintah. 

 

"Apalagi belakangan ini ada beberapa pejabat yang korupsi. Makanya saya enggak percaya dengan kerja pemerintah," ungkapnya. 

 

Seperti diketahui, hari ini Pilkada 2020 digelar serentak bersamaan dengan beberapa daerah. Untuk di Pilkada Tangsel diikuti tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di antaranya Muhamad-Saras, Azizah-Ruhama, dan Benyamin-Pilar.

TANGSEL
Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:11

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill