Connect With Us

KPU Benarkan Ada Kertas Suara Pilkada Tangsel Dicoret 'Korup Lu Pada'

Rachman Deniansyah | Kamis, 10 Desember 2020 | 18:57

Panitia pemungutan suara saat menunjukan surat suara Pilkada Tangsel. Rabu (9/12/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan membenarkan adanya kertas suara yang dicorat-coret bertuliskan 'Korup Lu Pada, Ha Ha Ha' oleh salah satu pemilih saat hari pencoblosan Pilkada Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2020). 

 

Komisioner KPU Tangsel Achmad Mudjahid Zein menyebut, kejadian itu terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 47 Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur.

 

"Ya benar, kejadian itu terjadi. Menurut laporan Ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) itu benar terjadi," ujar Mudjahid saat dihubungi, Kamis (10/12/2020). 

Namun, kata Mudjahid, sampai saat ini belum diketahui identitas pemilih yang melakukan hal tersebut.

Bukannya mencoblos salah satu pasangan calon, salah seorang pemilih tersebut justru mencoret kertas suara dengan kata-kata 'Korup Lu Pada, Ha Ha Ha'.

 

Coretan tersebut ditulis cukup besar dengan tinta berwarna merah dengan huruf kapital.  

 

"Jadi kita belum tahu maksudnya apa, kemudian siapa pemilihnya. Soalnya baru diketahui saat penghitungan suara," tersng Mudjahid. 

 

Ia menyebut bahwa kejadian itu hanya sekali terjadi.

 

"Ya baru sekali ini saja terjadi," pungkasnya.

TANGSEL
Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:11

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill