Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan membenarkan adanya kertas suara yang dicorat-coret bertuliskan 'Korup Lu Pada, Ha Ha Ha' oleh salah satu pemilih saat hari pencoblosan Pilkada Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2020).
Komisioner KPU Tangsel Achmad Mudjahid Zein menyebut, kejadian itu terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 47 Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur.
"Ya benar, kejadian itu terjadi. Menurut laporan Ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) itu benar terjadi," ujar Mudjahid saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).
Namun, kata Mudjahid, sampai saat ini belum diketahui identitas pemilih yang melakukan hal tersebut.
Bukannya mencoblos salah satu pasangan calon, salah seorang pemilih tersebut justru mencoret kertas suara dengan kata-kata 'Korup Lu Pada, Ha Ha Ha'.
Coretan tersebut ditulis cukup besar dengan tinta berwarna merah dengan huruf kapital.
"Jadi kita belum tahu maksudnya apa, kemudian siapa pemilihnya. Soalnya baru diketahui saat penghitungan suara," tersng Mudjahid.
Ia menyebut bahwa kejadian itu hanya sekali terjadi.
"Ya baru sekali ini saja terjadi," pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews