Connect With Us

Suara Benyamin-Pilar Malah Unggul di 3 TPS PSU Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 13 Desember 2020 | 15:20

Hasil suara pemilih Pemungutan Suara (TPS) di TPS 30 Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Minggu (13/12/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Torehan suara pasangan calon nomor urut 03, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan unggul telak pada pemungutan suara ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS), Minggu (13/12/2020). 

Seperti hasil perhitungan suara di TPS 30 Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur. Dari total suara yang masuk, torehan suara Benyamin-Pilar unggul sebanyak 68 suara.

Terdapat selisih hingga 42 suara, pasangan Muhamad-Saraswati menyusul di torehan suara terbanyak kedua.

Terakhir, pasangan Azizah-Ruhmaben berada di perolehan suara terkecil dengan 13 suara. 

"Total suara yang masuk terdapat sebanyak 109 suara, dan suara tidak sah sebanyak 2 suara," ujar Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 30 Rengas, M Sepenulis Firmansyah di lokasi.

Menurutnya, torehan suara pada pemungutan suara ulang ini berbeda jauh dengan pemungutan suara sebelumnya, Rabu (9/12/2020) lalu. 

Saat itu, pasangan calon nomor urut 01 Muhamad -Saraswati unggul dengan memperoleh suara terbanyak, sebesar 60 suara.

"Kemudian paslon 02 (Azizah-Ruhamaben) mendapatkan 43 suara. Dan paslon 03 (Benyamin-Pilar) mendapatkan 49 suara. Sebelumnya yang hadir sebanyak 157 pemilih, dan jumlah suara tidak sahnya 5," tuturnya. 

Hasil suara pemilih Pemungutan Suara (TPS) di TPS 30 Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Minggu (13/12/2020).

Untuk perolehan suara di TPS 15 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, dari 151 suara yang masuk, Benyamin-Pilar  unggul dengan 87 suara.

Disusul Muhamad-Saraswati 18 suara, dan Azizah-Ruhmaben memperoleh 41 suara.

"Untik suara tidak sah sebanyak 5 suara," papar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pamulang Herry Setiawan.

Pada pemungutan suara sebelumnya, Rabu (9/12/2020) lalu terdapat sebanyak 233 pemilih yang datang ke TPS. "Sekarang enggak sampai segitunya, hanya 151 pemilih," tutur Herry.

Sementara itu, hal serupa juga terjadi TPS 40 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur.

Dari total 422 pemilih yang terdaftar di dalam DPT, hanya terdapat 209 pemikih yang menggunakan hak pilihnya.

Dalam pemungutan suara ulang tersebut, pasangan Benyamin-Pilar unggul 128 suara. 

Ia memimpin perolehan suara dengan selisih hingga sebanyak 67 suara dengan paslon nomor ururt 01, Muhamad-Saraswati yang berhasil mengumpulkan sebanyak 61 suara. 

Sedangkan, pasangan calon nomor urut 02 Azizah-Ruhmaben harus puas dengan torehan suara terkecil yang hanya mengumpulkan sebanyak 17 suara. Selain itu, terdapat suara tidak sah sebanyak 3 suara. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill