Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan ribu warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tercatat kembali akan mendapatkan bantuan sosial (bansos) dalam bentuk uang tunai atau BST.
Penerima bantuan yang menjadi program Kementerian Sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19 ini setidaknya akan diperuntukkan bagi 92.737 kepala keluarga (KK) yang teratat.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari data penerima bansos sebelumnya yang disalurkan dalam bentuk sembako.
"Penerima BST sama seperti penerima paket sembako sebelumnya, ditambah 9.145 KK menjadi 92.737 KK, dari 83.592 KK. Semua diinput dalam sistem informasi kesejahteraan sosial Kemensos," tutur Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman, Senin (4/1/2021).
Nantinya, bantuan berupa uang tunai tersebut akan dicairkan secara berkala selama empat bulan berturut-turut, mulai Januari hingga April 2021 mendatang.
"Yang sebelumnya untuk 2020 berupa paket sembako, ditranformasi untuk 2021 menjadi BST. Jumlah bantuannya senilai Rp300 ribu per bulan, disalurkan melalui PT Pos mulai Januari," terangnya.
Wahyu menargetkan, akan mulai mencairkan bantuan tersebut pada pekan kedua di bulan Januari ini.
"Mulai penyaluran direncanakan minggu kedua januari 2021. Untuk Jabodetabek akan disalurkan langsung ke alamat oleh PT POS. Jika alamat tidak ditemukan koordinasi dengan Dinsos," pungkasnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGKompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews