Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Fenomena pergeseran tanah kembali terjadi. Kali ini, bencana tersebut menyebabkan keretakan pada akses warga di Jalan Lembah 1 RT 4 RW 6, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kepala RT 04 RW 06 Cirendeu, Akhyar, 56 mengatakan, bencana tersebut terjadi secara tiba-tiba, Sabtu (20/2/2021) lalu. Saat hujan deras mengguyur wilayah Tangsel secara terus menerus.
"Sekitar tanggal 20 kemarin, waktu hujan lagi deras-derasnya itu, istilahnya hujan ekstrem. Saat pagi-pagi warga pada tahu ada longsor di bawah yang ada pohon bambu," ujar Akhyar kepada TangerangNews.com lokasi, Sabtu (27/2/2021).
Fenomena tersebut pun sontak membuat warga sekitar dirundung rasa kekhawatiran. Pasalnya, jalan yang berhimpitan langsung dengan bantaran sungai itu adalah akses warga stau-satunya untuk melintas.
"Akses warga satu-satunya. Kurang lebihnya 100 meteran lah. Khawatirnya jangka panjang bisa longsor. Warga mayoritas ngeluh, karena sudah khawatir juga. Kan kalau jalan sampai longsor, jalan bisa putus," ujarnya.
Sementara ini dengan peralatan seadanya, Akhyar berinisiatif untuk memasang tanda menggunakan potongan bambu dan tali pada retakan tersebut.
Tujuannya, agar warga dapat berhati-hati dan tidak menginjak jalan yang retak tersebut.
Pantauan TangerangNews.com, retakan terjadi pada bagian tengah jalan. Retakan tersebut pun cukup memiliki ukuran yang cukup panjang. Retakan tersebut, menjorok ke bantran kali.
Bahayanya, tak ada pembatas apapun pada bantaran kali tersebut. Di pinggirnya, hanya tertanam pohon bambu yang rindang.
Akhyar menyebut bahwa pergerakan tanah tersebut diduga akibat adanya curah hujan yang sangat tinggi.

"Ya intinya bahwa kali sudah gerong, pada saat kali surut dia (tanah) ikut turun. Sebelumnya retak-retak kecil. Kalau sekarang besar, bahkan sampai longsor. Makanya sementara kita antisipasi pakai pagar tali, tujuannya agar warga tidak mendekat ke kali," tuturnya.
Pantauan di lokasi, saat ini warga beserta Lurah dan dinas terkait sedang bergotong-royong membersihkan area tersebut.
Rencananya, nanti akan dibangun turap dan bronjong pada bibir kali Pesanggrahan tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kembali peristiwa serupa.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.
International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews