Connect With Us

Mengerikan! 2 Ekor Ular Sanca Bersarang di Masjid & KUA Pamulang

Rachman Deniansyah | Rabu, 10 Maret 2021 | 15:56

Seekor ular jenis sanca memiliki ukuran panjang hingga lebih dari 3 meter saat di evakuasi oleh warga setempat Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengevakuasi ular jenis sanca yang menghebohkan di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021). 

Yang lebih mengerikannya lagi, hewan melata dengan corak khas batiknya itu ditemukan di fasilitas umum bagi masyarakat. 

Seperti salah satunya, ular jenis sanca yang ditemukan bersarang di gudang Masjid An-Nur, Perumahan Sinar Pamulang Permai, Pamulang, Tangsel. 

Meski berukuran kecil, ular yang ditemukan sedang melingkar di gudang itu pun sempat menghebohkan warga.

Warga yang panik pun langsung melaporkan penemuan tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel. 

"Ya tadi dapat laporan sekitar pukul 13.00 WIB, kami langsung meluncur ke TKP, dengan lima orang personel, satu tim rescue," ujar Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Darus Salam di lokasi. 

Tak memakan waktu lama, ia beserta timnya pun langsung mengevakuasi ular sanca dengan ukuran hampir satu meter tersebut. 

"Alhamdulillah tidak ada perlawanan ya, karena memang ukurannya masih kecil, masih bayi," kata Darus. 

Baca Juga :

Khawatir terdapat ular lainnya dengan ukuran yang lebih besar, ia beserta timnya pun juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

Namun, setelah beberapa lama melakukan penyisiran, dia tak menemui ular lainnya. 

"Diduga ular ini berasal dari gorong-gorong yang mengarah ke kali di sekitar masjid. Jadi mungkin dia nyari tikus dan masuk ke lubang yang ada di gudang masjid," katanya. 

Sementara itu, ular sanca dengan ukuran yang jauh lebih besar juga ditemukan warga sedang berkeliaran di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Pamulang, Tangsel. 

Tak tanggung-tanggung, ular liar tersebut memiliki ukuran panjang hingga lebih dari 3 meter. Beruntung, meski sempat melawan ular dengan ukuran besar tersebut dapat ditangkap oleh warga. 

"Saya lihat ada di halaman kantor KUA, ada kepalanya. Terus saya langsung kejar. Saya ltangkap kepalanya. Sempat melawan kan itu termasuk liar," ujar Petugas Keamanan Kecamatan Pamulang, Taufik Aman yang berjibaku menangkap hewan liar tersebut. 

Usai ditangkap ular tersebut pun diamankan olehnya. Hingga terdapat orang yang ingin mengadopsinya. 

"Sudah diadopsi, kemarin ada yang ngambil. Jadi dia punya ular juga di rumahnya," pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

TANGSEL
Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Jumat, 3 Juli 2026 | 02:43

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berupaya agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan transparan tanpa kecurangan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill