Connect With Us

Mengerikan! Ular Sepanjang 4 Meter Melingkar di Gapura Tangerang Selatan

Rachman Deniansyah | Senin, 15 Maret 2021 | 17:19

Lokasi adanya ular sanca di sekitar Gang Mede 2, Pamulang, Tangerang Selatan yang ditemukan oleg warga sekitar. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ular jenis sanca berukuran sangat besar membuat warga di sekitar Gang Mede 2, Pamulang, Tangerang Selatan, heboh. 

 

Hewan melata yang identik dengan motif batik pada tubuhnya itu ditemukan warga sedang melingkar di atas gapura yang terdapat di depan gang, Senin (15/3/2021) siang. 

 

Tak tanggung-tanggung, ular yang ditemukan warga sekitar pukul 12.00 WIB itu memiliki panjang mencapai empat meter. 

 

Febriyanto, 24, seorang juru parkir di sekitar lokasi menuturkan, ular dengan ukuran besar tersebut pertama kali dilihat oleh pekerja yang sedang menggali di sekitar gapura. 

 

"Lagi markir, tiba-tiba pekerja PLN yang lagi ngegali manggil saya. Ada ular," ucap Febri menirukan teriakan orang yang meminta tolong padanya.

 

Febri yang pernah menangkap ular sebelumnya itu pun langsung berlari ke lokasi ular ditemukan. Namun saat ingin menangkap, ia sempat merasa kesulitan. 

 

"Awalnya kepalanya udah saya tangkatangkap. Cuma karena posisinya sempit jadi saya lepas lagi. Biar dia (ular) berubah arah," ujar Febri. 

 

Beruntung saat dirinya kesulitan, datang seseorang yang membantunya menangkap ular tersebut. 

Namun, dengan ukuran yang besar, ular liar itu pun berontak dan sempat membuat salah satu warga yang ikut menangkap, tergigit bagian tangannya. 

 

"Ada bapak-bapak dia langsung tangkap kepalanya. Dia sempat kegigit tangannya. Terus waktu ditangkap, ular itu juga sempat buang air. Ini baju saya kena," tuturnya. 

 

Ia menduga, ular yang ditemukan tersebut berasal dari dalam gorong-gorong. 

 

"Kayaknya sih dari saluran air. Badannya bau saluran air gitu soalnya," tuturnya. 

 

Usai ditangkap, lanjut Febri, ular yang memiliki ukuran badan hampir sebesar paha orang dewasa itu pun diamankan oleh salah satu warga. 

 

"Dibawa sama orang yang bantu tangkap tadi. Jadi dia memang sudah bawa karung. Katanya memang memelihara dia," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill