Connect With Us

Penembak Anggota FPI Dikabarkan Tewas Kecelakaan di Setu, Warga Hingga Sekel Bingung

Rachman Deniansyah | Senin, 29 Maret 2021 | 16:35

Tempat kejadian perkara tewasnya anggota Polisi dalam kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Jaya, Setu, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Kepolisian yang menjadi terduga kasus penembakan enam anggota laskar FPI, dikabarkan tewas akibat kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Jaya, Setu, Tangerang Selatan, 4 Januari 2021 silam.

Hal tersebut mencuat usai adanya pernyataan yang dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jakarta, Jumat (26/3/2021) lalu.

Untuk memastikannya, TangerangNews.com pun melakukan penelusuran. 

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Kelurahan Setu Adhi Mustofa merasa kebingungan. Menurutnya, tak ada wilayah ataupun jalan bernama Bukit Jaya. 

"Enggak ada. Kita juga tadi sempat ditanya sama pimpinan. Saya bilang tidak ada," ujar Adhi kepada TangerangNews.com, Senin (29/3/2021). 

Adhi yang telah lama bertugas di wilayah Kecamatan Setu itu memastikan jika insiden kecelakaan tersebut tak terjadi di wilayahnya. 

"Kalau nama Jaya Jaya itu, adanya Bakti Jaya. Itu pun nama kelurahan. Itu pun Jalan AMD Babakan Pocis adanya, terus LUK, Jalan Kampung Tanah Sewaan. Tadi saya klarifikasi, saya juga sempat ditanya. Di Setu mah enggak ada (Bukit Jaya)," tegas Adhi. 

Bahkan, kata Adhi dirinya pun tak pernah mendengar adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. 

"Enggak ada. Kita kan kalau info seperti itu dapat paling awal," imbuhnya. 

Sementara itu, Sekretaris Lurah Bakti Jaya Fiqri Yanwardi Putra mengungkapkan, hal yang sama. Ia baru pertama kali mendengar nama Jalan Bukit Jaya di Kecamatan Setu. 

"Kalau jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu itu saya baru dengar, adanya Bakti Jaya, kalau jalan Bukit Jaya saya belum tau ya," ujarnya saat dihubungi awak media.

Ia pun tak pernah mendengar sama sekali informasi adanya kecelakaan tunggal tersebut. 

"Kalau tiga bulan terakhir, saya mendengar ada kecelakaan tunggal belum pernah dengar, yang terakhir paling yang di Pamulang itu ditabrak truk," katanya. 

Hal serupa juga diungkapkan Boye, seorang warga yang berprofesi sebagai juru parkir selama 10 tahun di wilayah Bakti Jaya, Setu, Tangsel. 

"Adanya Bakti Jaya, kalau Bukit Jaya enggak ada kayanya baru denger saya juga," tandasnya.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill