Connect With Us

Melihat Produksi Al-Qur'an Braille di Serpong Tangsel

Redaksi | Rabu, 21 April 2021 | 10:47

Percetakan Al-Qur'an karya Braille. (TangerangNews / Anisa Dewi Apriliani)

 

TANGERANGNEWS.com-"Tiada mata tak hilang cahaya" merupakan slogan dari Yayasan Raudlatul Makfufin (Taman Tunanetra) merupakan tempat produksi pembuatan Al-Qur'an Braille yang berdiri sejak 1983.

 

Berawal dari kegiatan pengajian tunanetra yang berlokasi di Jalan H Jamat, RT02/05, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, lalu masyarakat setempat berinisiatif untuk membangun sebuah yayasan yang kemudian pada tahun 2000 mulai memproduksi Al-Qur'an Braille.

"Karena untuk mengaji mereka membutuhkan fasilitas dan media belajar terutama Al-Qur'an yang pada saat itu sulit di temukan dan harganya mahal," ujar Budi, Ketua Yayasan Raudlatul Makfufin, Rabu (21/4/21).

 

Dimulai dari tahun 1996, yayasan ini membutuhkan waktu empat tahun untuk pelatihan, entry data serta memindahkan Al-Qur'an pada umumnya menjadi jenis braille.

"Produksi pembuatan Al-Qur'an Braille mulai dari mencetak, memotong, menjilid dan packing" ujar Abash, salah satu karyawan. 

Dalam satu hari, yayasan ini memproduksi sebanyak 5 set, dimana 1 set nya terdiri dari 30 juz. Untuk harganya, 1 set Al-Qur'an Braille dengan terjemahan dibandrol dengan harga Rp2,2 juta dan 1 set Al-Qur'an Braille tanpa terjemahan dibandrol dengan harga Rp1,2 juta. 

 

Al-Qur'an Braille yang diproduksi oleh yayasan ini tidak hanya mencakup pasar nasional tetapi juga merambah ke kancah mancanegara.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

NASIONAL
Kemnaker Gandeng TikTok Cetak 100 Ribu Konten Kreator Lewat Program BISA

Kemnaker Gandeng TikTok Cetak 100 Ribu Konten Kreator Lewat Program BISA

Kamis, 16 April 2026 | 08:32

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng TikTok Indonesia untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan pola kerja di era ekonomi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill