Connect With Us

Kak Seto Tegur Pemkot Tangsel Soal Kasus Penganiyaan Anak di Serpong

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Mei 2021 | 17:47

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi saat berkunjung ke Mapolres Tangsel terkait kasus penganiayaan anak yang menimpa anak berusia lima tahun, Selasa (25/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto memberi teguran keras kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait adanya kasus penganiayaan anak yang menimpa anak berusia lima tahun di wilayah Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan. 

Teguran keras itu diberikannya saat berkunjung ke Mapolres Tangsel, Selasa (25/5/2021). 

"Saya sudah bertemu dengan pelaku, jadi saya mendapat alasan mengapa sampai tergelincir melakukan perbuatan itu. Nah ini arahnya adalah kembali saya mengingatkan Pemkot Tangsel," ujar Kak Seto kepada awak media. 

Menurutnya, Pemkot Tangsel harus berbenah dan mengevaluasi sistem pengawasan terhadap anak. Khususnya atas adanya kasus penganiayaan ini.

Terlebih, Tangsel yang telah menjadi kota pertama sebagai pemegang rekor MURI atas adanya satgas di setiap RT nya. 

"Jadi pertama Tangsel, kedua Banyuwangi, ketiga Bengkulu Utara, keempat Bekasi. Ini mohon dikontrol dan diaktifkan betul-betul," katanya. 

Dia meminta kepada Pemkot Tangsel agar tidak hanya fokus terhadap penghargaan yang disandangnya itu. 

"Kami hanya memohon kepada Pak Wali dan Pak Wakil  Wali Kota untuk kembali mengaktifkan. Lembaganya sudah ada,  tapi kalau ada yang kurang disemangati, kurang dikontrol, tidak akan berjalan," pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill